Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Kian Merosot Tajam, Tak Berdaya Hadapi Tekanan Dolar AS

Penulis : Natasha Khairunisa
27 Mar 2026 | 06:15 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan (Foto: AP/ Jae C. Hong)
Ilustrasi emas batangan (Foto: AP/ Jae C. Hong)

JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia mengalami penurunan tajam ke level di bawah US$ 4.400 per troy ons pada awal perdagangan tengah hari di Amerika Serikat pada Kamis, 26 Maret 2026.

Dipantau dari laman Kitco, Jumat (27/3/2026) harga emas terpantau merosot tajam 0,44% ke level US$ 4.396,40 per troy ons saat berita ini ditulis.

Harga emas kontrak April terakhir juga menurun US$ 101,40 menjadi US$ 4.452,10 per troy ons.

ADVERTISEMENT

Pengamat pasar komoditas di Kitco Metals, Jim Wyckoff mengungkapkan bahwa harga emas tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan indeks dolar AS.

"Para pedagang logam mulia lebih fokus pada prospek inflasi yang bermasalah hari ini," ungkap Wyckoff.

Perhatian terhadap inflasi AS tertuju setelah Indeks Federal Reserve New York mengisyaratkan bahwa pasar obligasi korporasi AS mengalami gejolak yang tinggi pada Maret 2026, dengan pasar obligasi lebih tertekan daripada pasar obligasi berimbal hasil tinggi.

Indeks Tekanan Pasar Obligasi Korporasi, yang diluncurkan oleh Federal Reserve New York melonjak awal bulan ini ke level tertinggi sejak Mei 2025.

Harga emas dunia juga merosot setelah Gubernur Federal Reserve Stephen Miran menaikkan proyeksi suku bunga AS untuk akhir tahun 2026 sebesar setengah poin persentases, ebagai respons terhadap data inflasi AS yang mengecewakan sejak para pejabat terakhir kali mengeluarkan perkiraan pada bulan Desember.

“Saya menaikkan suku bunga kebijakan saya sebesar setengah persen, bukan karena minyak dan Iran, tetapi karena data inflasi yang kami terima,” kata Miran selama sebuah acara di New York, merujuk pada proyeksi ekonomi yang diterbitkan para pembuat kebijakan bank sentral.

“Itu menempatkan proyeksi saya sekitar netral,” bebernya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 48 detik yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia