Permintaan Emas India Mulai Bangkit, China Justru Melambat
Berbeda dengan India, permintaan emas fisik di China justru mengalami perlambatan. Premi emas di negara tersebut turun ke kisaran US$ 14 - 18 per ons dari sebelumnya US$ 10 – 22 per ons, mencerminkan pelemahan permintaan di pasar domestik.
Direktur Regional Greater China di MKS PAMP Bernard Sin menyebut, penurunan premi menjadi indikasi melemahnya permintaan fisik. Namun demikian, pasar emas China masih ditopang oleh pembelian bank sentral serta pembatasan kuota impor.
Sin menambahkan, konflik geopolitik di Timur Tengah juga turut memengaruhi persepsi terhadap emas sebagai aset safe haven. Meski menghadapi tekanan global, pasar domestik China dinilai tetap relatif tangguh berkat dukungan kebijakan, faktor budaya, serta keterbatasan pasokan.
Di Hong Kong, emas fisik diperdagangkan dengan premi hingga US$1,90 per ons, sementara di Jepang harga emas berada sejajar dengan harga spot global.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






