Harga Emas Bisa Bergerak Naik ke Level Ini
JAKARTA, investor.id - Analis komoditas di Commerzbank mengungkapkan tetap optimis terhadap harga emas, meski fluktuasi terus berlangsung dalam beberapa pekan terakhit.
Dikutip dari Kitco News, Selasa (31/3/2026) bank asal Jerman tersebut meningkatkan perkiraan harga emas pada akhir 2026 menjadi sekitar US$ 5.000 per troy ons, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar US$ 4.900 per troy ons.
Baca Juga:
Pakar Buka-bukaan Nasib Harga EmasCommerzbank juga memperkirakan reli harga emas akan berlanjut hingga tahun 2027 mendatang, dengan harga berakhir tahun depan di US$ 5.200 per troy ons.
Kepala Riset Valuta Asing dan Komoditas di Commerzbank, Thu Lan Nguyen mengatakan dalam laporan tersebut bahwa ia memperkirakan perang di Iran akan berakhir sebelum musim panas, yang akan memaksa pasar untuk secara agresif menyesuaikan kembali perkiraan penurunan suku bunga.
Sementara itu, harga emas berfluktuasi sebagian karena perang di Iran mendorong krisis rantai pasokan yang signifikan di pasar energi global. Akibatnya, harga energi yang tinggi meningkatkan ekspektasi inflasi, diyakini pasar akan memaksa Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter netralnya.
“Kami bahkan memperkirakan Federal Reserve AS akan melanjutkan siklus penurunan suku bunga pada akhir tahun ini dan menurunkan suku bunga acuannya sebesar total 75 basis poin pada pertengahan tahun depan. Pada saat yang sama, inflasi AS kemungkinan akan stabil di atas target inflasi pada tahun mendatang," bebernya.
"Singkatnya: suku bunga riil AS kemungkinan akan turun dalam jangka panjang, yang mengurangi biaya peluang untuk memegang emas,” kata Nguyen.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






