Sosok Baru di Dewan Komisaris AirAsia X
JAKARTA, investor.id - Grup maskapai berbiaya rendah, AirAsia X mengumumkan telah secara resmi menunjuk Tan Sri Jamaludin sebagai Komisaris Utama Non-Eksekutif.
Langkah ini seiring dengan langkah strategis Grup dalam menghadapi kenaikan biaya bahan bakar dan meningkatnya ketidakpastian di industri aviasi global.
"Di bawah kepemimpinannya, Dewan Komisaris menghadirkan pengawasan independen dan perspektif jangka panjang yang krusial, seiring Grup memasuki fase baru dengan fokus pada penguatan fundamental dan pertumbuhan berkelanjutan," ungkap AirAsia X dalam keterangan resmi yang diperoleh pada Senin (6/6/2026).
Tan Sri Jamaludin Ibrahim menuturkan, bergabung dengan AirAsia menjadi momentum yang sangat menarik baginya. Hal ini hususnya setelah konsolidasi tujuh entitas maskapai short haul dan medium haul menjadi satu grup yang lebih solid dan terintegrasi.
"Di tengah ketidakpastian global, kami memasuki fase ini dari posisi yang kuat. Fundamental Grup tetap solid, didukung oleh struktur biaya yang efisien dan disiplin, jaringan berbasis ASEAN yang resilien, serta konektivitas Fly-Thru yang memungkinkan respons cepat terhadap dinamika pasar. Ke depan, kami akan memastikan kelincahan operasional dan tata kelola yang kuat, sekaligus melanjutkan pondasi bisnis yang telah terbangun. Tantangan saat ini tidak hanya dihadapi maskapai, tetapi seluruh ekosistem aviasi, sehingga kolaborasi dengan mitra menjadi kunci untuk memperkuat daya saing industri," tuturnya.
"Kami juga terus membuka peluang ekspansi, termasuk penambahan pesanan pesawat dan opsi sewa tambahan untuk mendukung rencana pertumbuhan dan perluasan jaringan ke lebih banyak destinasi," lanjut dia.
Adapun Advisor to AirAsia X, Tony Fernandes menyampaikan bahwa kepemimpinan Tan Sri Jamaludin akan memainkan peran penting dalam babak baru AirAsia X sebagai grup maskapai terintegrasi.
"Kedalaman pengalaman dan governance beliau memperkuat peran Dewan Komisaris, sekaligus melengkapi kapabilitas tim manajemen. Kami yakin, di bawah kepemimpinannya, AirAsia X akan terus meningkatkan performa dan menghadirkan nilai tambah serta keandalan bagi pelanggan, mitra, dan investor," kata Tony.
Adapun Group CEO AirAsia X, Bo Lingam mengungkapkan bahwa permintaan perjalanan ke destinasi ASEAN tetap kuat. Ini menunjukkan ketahanan jaringan kami sekaligus tingginya minat terhadap perjalanan regional.
"Hal ini semakin menegaskan peran Kuala Lumpur sebagai hub utama dan memperkuat posisinya sebagai LCC megahub global yang menghubungkan penumpang secara seamless dan terjangkau. Di tengah tekanan geopolitik dan gangguan rantai pasok, harga avtur global telah melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025. Untuk menjaga keberlanjutan operasional, kami melakukan penyesuaian tarif secara terukur, termasuk penerapan fuel surcharge satu kali di seluruh jaringan," ucapnya.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


