Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Masuk Fase Tekanan, Penurunan Belum Usai

Penulis : Indah Handayani
7 Apr 2026 | 11:01 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas
Sumber: freepik
ilustrasi harga emas Sumber: freepik

JAKARTA, investor.id Harga emas masih dalam tekanan pada perdagangan Selasa (7/4/2026), seiring kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang cenderung negatif. Pakar menilai, penurunan ini masih akan berlanjut.

Harga emas hari ini terlihat turun tipis 0,05% ke level US$ 4.647,84 per ons troi saat berita ini ditulis.

Analisis Dupoin Futures Geraldo Kofit menjelaskan, harga emas saat ini menunjukkan kecenderungan bearish yang cukup kuat, khususnya pada timeframe H4, setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan di area resistance penting.

ADVERTISEMENT

“Secara teknikal, pergerakan emas memperlihatkan sinyal pelemahan yang semakin jelas. Harga tidak mampu menembus area resistance sebelumnya dan justru membentuk pola candlestick bearish yang dominan,” tulis Geraldo dalam risetnya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, pola tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual masih menguasai pasar. Selain itu, posisi harga yang telah menembus ke bawah indikator Moving Average 21 dan 34 semakin memperkuat konfirmasi tren penurunan dalam jangka menengah.

Geraldo menambahkan, struktur bearish yang terbentuk saat ini membuka peluang bagi harga emas untuk melanjutkan penurunan menuju area support terdekat. Dalam proyeksinya, apabila tekanan jual terus berlanjut, maka harga emas berpotensi turun ke level support pertama di kisaran US$ 4.581 per ons troi.

“Bahkan, jika tekanan semakin kuat, harga dapat melanjutkan pelemahan hingga menyentuh support berikutnya di level US$ 4.492 pe ons troi,” papar Geraldo.

Namun demikian, Geraldo menyebutkan, skenario alternatif tetap perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Jika harga emas gagal melanjutkan penurunan dan justru mendapatkan dorongan beli, maka terdapat peluang rebound menuju area resistance di kisaran US$ 4.708 per ons troi hingga US$ 4.786 per ons troi.

“Meski begitu, selama harga masih berada di bawah area resistance kunci, bias pergerakan cenderung tetap bearish,” papar Geraldo.

Dari sisi fundamental, Geraldo mengatakan, tekanan terhadap harga emas saat ini turut dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Dalam kondisi pasar yang penuh risiko, investor seringkali beralih ke dolar AS karena dianggap lebih likuid dan aman dalam jangka pendek.

“Hal ini menyebabkan permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai menjadi relatif berkurang,” jelas Geraldo.

Kenaikan Energi Tekanan Pasar

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 41 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia