Harga Emas Terkoreksi, Pasar Cermati Arah Negosiasi AS dan Iran
Di sisi lain, ketegangan masih terasa. Pasukan AS dilaporkan menerapkan blokade yang membuat sejumlah kapal dari pelabuhan Iran terpaksa berbalik arah.
Harga minyak dunia pun menguat, seiring terbatasnya aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz. Hingga kini, jalur strategis tersebut masih belum sepenuhnya pulih, meski gencatan senjata telah berlangsung selama dua pekan setelah sebelumnya Iran menutup akses selama 45 hari.
Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee mengungkapkan, bank sentral AS kemungkinan baru dapat memangkas suku bunga pada 2027. Hal ini jika lonjakan harga minyak akibat konflik Iran berkepanjangan dan menghambat penurunan inflasi menuju target 2%.
Saat ini, pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga AS pada tahun ini hanya sekitar 31%.
Sebagai catatan, suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan harga emas, karena meningkatkan biaya peluang dari kepemilikan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas.
Sementara itu, logam mulia lainnya bergerak variatif. Harga perak stabil di US$ 78,96 per ons, platinum naik 0,33% ke US$ 2.113,75, dan paladium anjlok 1,2% ke US$ 1.568,45 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






