Harga Emas Terkoreksi, Pasar Cermati Arah Negosiasi AS dan Iran
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia terkoreksi pada perdagangan Rabu (15/4/2026), setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam sebulan. Pelaku pasar kini mencermati perkembangan terbaru hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran, serta implikasinya terhadap arah suku bunga global.
Harga emas spot ditutup turun 1,05% menjadi US$ 4.790,8 per ons troi, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 18 Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni terkoreksi 0,75% ke posisi US$ 4.813,7 per ons troi.
Baca Juga:
Pakar Ungkap Arah Harga Emas SelanjutnyaAnalis senior Kitco Metals Jim Wyckoff mengatakan, pelemahan harga emas saat ini lebih disebabkan aksi ambil untung yang wajar, setelah harga logam mulia tersebut mencetak kenaikan signifikan dalam beberapa sesi terakhir.
“Emas dan perak hanya mengalami aksi profit taking ringan setelah menyentuh level tertinggi dalam perdagangan sebelumnya,” ujarnya dikutip dari CNBC Internasional.
Menurut dia, pergerakan emas belakangan ini cenderung tidak sejalan dengan perannya sebagai aset safe haven. Harga emas justru menguat saat sentimen risiko membaik, dan melemah ketika pasar diliputi kekhawatiran.
Baca Juga:
Harga Emas Bertahan di Atas US$ 4.800“Pelaku pasar saat ini lebih fokus pada potensi kebijakan moneter yang lebih ketat serta tekanan inflasi, dibandingkan fungsi tradisional emas sebagai lindung nilai,” jelasnya.
Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump menyatakan, pembicaraan dengan Iran untuk mengakhiri konflik berpotensi segera dilanjutkan dan menghasilkan kesepakatan. Ia bahkan meminta dunia untuk menantikan ‘dua hari luar biasa’ terkait perkembangan tersebut.
Ketegangan Menghantui
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






