Harga CPO Rebound, Ini Faktor Penggeraknya
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) rebound pada Rabu (15/4/2026). Kenaikan itu didorong kenaikan harga minyak kedelai global serta penguatan minyak mentah.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Rabu (15/4/2026), kontrak berjangka CPO untuk April 2026 stabil di 4.359 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Mei 2026 naik 6 Ringgit Malaysia menjadi 4.426 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Juni 2026 menguat 6 Ringgit Malaysia menjadi 4.472 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Juli 2026 terkerek 6 Ringgit Malaysia menjadi 4.497 Ringgit Malaysia per ton.
Kontrak berjangka CPO Agustus 2026 terdongkrak 5 Ringgit Malaysia menjadi 4.494 Ringgit Malaysia per ton. Sedangkan Kontrak berjangka CPO September 2026 menanjak 2 Ringgit Malaysia menjadi 4.481 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari Bernama, penguatan harga CPO sejalan dengan kenaikan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT).
Trader proprietary Iceberg X Sdn Bhd David Ng mengatakan, kenaikan harga minyak kedelai turut menopang CPO, mengingat keduanya merupakan minyak nabati utama yang saling bersaing di pasar minyak nabati global.
Ia menambahkan, sentimen pasar juga terdorong oleh penguatan harga minyak mentah. “Kami melihat level support berada di 4.400 Ringgit Malaysia per ton dan resistance di 4.550 Ringgit Malaysia per ton,” ujarnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






