Minggu, 21 Juni 2026

Ramalan Harga Emas Pekan Depan

Penulis : Indah Handayani
18 Apr 2026 | 16:13 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

JAKARTA, investor.idHarga emas dunia diproyeksikan masih berpotensi menguat pada pekan depan. Penguatan itu bakal didorong meredanya ketegangan geopolitik global. Namun, pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap tekanan dari data ekonomi Amerika Serikat (AS) dan arah kebijakan The Fed.

Harga emas ditutup melesat 0,87% menjadi US$ 4.830,43 per ons troi pada perdagangan Jumat (17/4/2026).

Dikutip dari Kitco News, harga emas mencatat kenaikan selama empat pekan berturut-turut. Penguatan ini dipicu oleh gencatan senjata di Timur Tengah, termasuk antara Israel dan Hizbullah, serta dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

Sepanjang pekan lalu, harga emas sempat menyentuh level tertinggi di atas US$ 4.890 per ons troi, sebelum ditutup di kisaran US$ 4.829 per ons troi akibat aksi ambil untung.

Survei mingguan Kitco menunjukkan mayoritas analis Wall Street kembali berada di zona optimistis. Sebanyak 80% responden memprediksi harga emas akan naik, sementara 20% lainnya melihat potensi penurunan.

Presiden Asset Strategies International Rich Checkan mengatakan, pergerakan emas saat ini sangat dipengaruhi dinamika geopolitik. “Emas cenderung naik saat tensi mereda dan turun saat konflik meningkat. Selama gencatan senjata bertahan, harga berpotensi terus rebound,” ujarnya.

Namun, analis Barchart Darin Newsom mengingatkan, adanya potensi koreksi. Ia menilai indikator teknikal menunjukkan kondisi jenuh beli (overbought), yang bisa memicu pelemahan jangka pendek.

Memasuki pekan depan, perhatian pasar akan tertuju pada sejumlah rilis data penting AS, seperti penjualan ritel dan sektor perumahan. Data ini akan memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan moneter.

Tunggu Uji Kelayakan

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 27 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 58 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia