Minggu, 21 Juni 2026

Ahli Bilang Harga Emas Bakal Balik Arah

Penulis : Natasha Khairunisa
21 Apr 2026 | 13:01 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas batangan. (FOTO: REUTERS/Denis Balibouse)
Ilustrasi emas batangan. (FOTO: REUTERS/Denis Balibouse)

JAKARTA, investor.id - Kalangan ahli menilai prospek harga emas tetap positif dalam jangka menengah hingga jangka panjang, karena faktor dinamika geopolitik dan risiko defisit fiskal yang meningkat di negara-negara ekonomi terbesar.

Pada Januari 2026, HSBC memproyeksikan harga emas dunia dapat melanjutkan reli hingga menyentuh level US$ 5.050 per ons pada paruh pertama 2026.

Ahli strategi valuta asing dan komoditas di HSBC, Rodolphe Bohn menyoroti pergerakan harga emas dunia yang bergejolak di awal 2026, dengan penurunan dari level US$ 5.415 per troy ons pada akhir Januari menjadi US$ 4.400 pada Maret 2026. Penurunan itu seiring meningkatnya konflik di Iran.

ADVERTISEMENT

Bohn menilai, meski konflik di Timur Tengah telah meningkatkan volatilitas harga emas dalam jangka pendek, prospek logam mulia tetap konstruktif.

“Kami mempertahankan pandangan bullish terhadap emas dalam jangka menengah hingga panjang," kata Bohn, dikutip dari Kitco News, Selasa (21/4/2026).

“Selama fase penghindaran risiko, di mana harga minyak melonjak, dolar AS menguat sebagai aset safe-haven, imbal hasil naik, dan ekuitas turun, emas tidak bertindak sebagai ‘lindung nilai geopolitik’ yang langsung, karena investor menjual emas batangan untuk meningkatkan likuiditas sementara dolar AS menyerap sebagian besar permintaan aset safe haven," ucapnya.

“Namun, gencatan senjata baru-baru ini menunjukkan bahwa emas dapat pulih dengan cepat seiring stabilnya pasar," ujar Bohn.

Menurutnya, arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek bergantung pada de-eskalasi di Timur Tengah, dengan gencatan senjata yang berlanjut, pembukaan kembali Selat Hormuz secara resmi, dan stabilisasi harga minyak.

"Kondisi itu akan mengurangi tekanan keuangan, meredakan kekhawatiran inflasi, dan mendukung imbal hasil yang lebih rendah," pungkasnya.

Beda Arah Harga Emas dan Minyak 

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 27 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 58 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 7 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia