Ahli Bilang Harga Emas Bakal Balik Arah
Sementara itu, HSBC melihat dinamika fiskal yang berkelanjutan dan permintaan bank sentral memberikan dukungan jangka panjang untuk harga emas.
“Meningkatnya defisit dan tingkat utang di AS dan negara-negara lain mendorong permintaan aset berharga, terutama ketika investor khawatir tentang stabilitas keuangan dan fleksibilitas kebijakan,” kata Bohn.
Ia mencatat, permintaan emas di antara bank-bank sentral telah mendinginantara tahun 2022 dan 2024, dan beberapa bank sentral telah menjual emas untuk menjaga cadangan devisa imbas kebutuhan impor energi.
"Meskipun demikian, permintaan emas oleh bank sentral diperkirakan akan membaik di akhir tahun karena kebijakan diversifikasi jangka panjang kembali berlaku," beber Bohn.
Selain permintaan investasi, Bohn juga mencatat bahwa harga emas yang tinggi mengubah pasokan dan permintaan fisik, dengan permintaan perhiasan khususnya yang sangat terpengaruh.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






