Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Anjlok 2%, Dihajar Sentimen Ganda

Penulis : Indah Handayani
22 Apr 2026 | 04:21 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

NEW YORK, investor.idHarga emas dunia merosot lebih dari 2% pada Selasa (21/4/2026), tertekan penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil (yiled) obligasi Amerika Serikat (AS). Pelaku pasar juga bersikap hati-hati menanti perkembangan negosiasi AS dan Iran.

Harga emas spot ditutup ambles 2,08% ke level US$ 4.720,28 per ons troy, menjadi yang terendah dalam lebih dari sepekan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni ditutup jatuh 1,87% ke US$ 4.738,5 per ons troy.

Dikutip dari Reuters, penguatan dolar AS turut menekan harga emas, karena membuat logam mulia tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Di saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga mengalami kenaikan.

ADVERTISEMENT

Analis pasar dari RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan, kombinasi kenaikan yield dan penguatan dolar menjadi faktor utama tekanan terhadap emas.

“Kenaikan imbal hasil dan dolar memberi tekanan pada emas, ditambah banyaknya berita dan sinyal yang beragam terkait situasi Iran yang juga mendorong harga energi naik, sehingga menekan logam,” ujarnya.

Ketidakpastian geopolitik turut memperburuk sentimen. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan tidak ingin memperpanjang gencatan senjata dengan Iran dan menegaskan militer AS siap bertindak jika negosiasi gagal.

Pernyataan tersebut mendorong harga minyak mentah melonjak lebih dari 3%, memperkuat kekhawatiran lonjakan inflasi global. Sejak konflik AS dan Israel dengan Iran pecah pada akhir Februari, harga energi memang terus mengalami tekanan ke atas.

Kondisi ini membuat prospek penurunan suku bunga menjadi semakin suram. Padahal, emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya lebih diminati saat suku bunga rendah.

Pantau Calon Ketua The Fed

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia