Minggu, 21 Juni 2026

Tanggapan Danantara Soal Pengumuman Lanjutan MSCI 

Penulis : Erfan Ma’ruf
22 Apr 2026 | 08:05 WIB
BAGIKAN
Chief Invesment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Chief Invesment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir menilai pengumuman lanjutan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait peringatan kepada Indonesia justru sebagai hal yang positif.

Menurutnya, pengumuman MSCI menunjukkan bahwa lembaga indeks global itu ingin mengawasi secara ketat keberlanjutan reformasi di pasar modal Tanah Air.

"Saya rasa sih menurut positif di note bahwa dari sisi bursa bahwa mereka telah melakukan tahap-tahap sesuai dengan feedback yang didapatkan dari MSCI dan merupakan kemajuan," ujar Pandu saat ditemui di Wisma Mandiri, Jakarta, dikutip pada Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan bahwa MSCI menyatakan keinginannya untuk terus mengawasi ke depan justru menjadi dorongan agar reformasi yang sudah berjalan sesuai dengan tujuannya.

"Mereka juga ingin mengawasi ke depan bahwa reformasi akan terus dilakukan. Saya rasa tuh ini tahap inisial awal yang positif," ucapnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa tidak perlu ada intervensi negara di balik peringatan tersebut. Menurutnya, perbaikan fundamental sudah terlihat dari pergerakan harga saham yang menunjukkan tren positif.

"Intervensi apa? Anda lihat ya tadi kan udah ada perbaikan juga dari saham. Dari 6.000 something sekarang udah 7.500. Ada perbaikan juga," ungkapnya.

Pandu menekankan, bahwa mekanisme pasar berjalan sebagaimana mestinya. Hasil akhirnya akan bergantung pada proses reformasi pasar modal yang tengah didorong oleh regulator dan SRO.

"Saya rasa market mekanisme berjalan. Dan sekarang kan dari MSCI juga akan melihat bagaimana perkembangan reformasi yang ada," imbuhnya.

Dalam pengumuman MSCI mengakui serangkaian reformasi transparansi yang diambil Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). 

Namun, alih-alih langsung memberikan kelonggaran, MSCI memilih untuk memperpanjang masa evaluasi hingga Juni mendatang. "Kami sedang menilai cakupan, konsistensi, dan efektivitas dari sumber data dan langkah-langkah baru," demikian bunyi pengumuman MSCI.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 32 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 60 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia