Premi Harga Emas Menggila di India, China Ikut Borong
Sementara itu, di China, konsumen emas terbesar dunia, permintaan mulai menunjukkan peningkatan. premi emas di negara tersebut naik menjadi US$ 9 hingga US$ 12 per ons, dari sebelumnya hanya US$ 3 hingga US$ 6 per ons.
Menurut Peter Fung dari Wing Fung Precious Metals, kenaikan ini didorong munculnya kembali minat beli fisik di tengah stabilnya harga emas global di kisaran US$ 4.700 per ons.
“Di level ini, mulai terlihat permintaan fisik baru yang mendorong kenaikan premi di Shanghai,” ujarnya.
Di kawasan Asia lainnya, harga emas fisik menunjukkan pergerakan beragam. Di Hong Kong, emas diperdagangkan pada kisaran harga spot hingga premi US$ 1,8 per ons. Di Jepang, harga emas relatif sejajar dengan harga spot.
Sementara itu, di Singapura, emas diperdagangkan dengan diskon tipis hingga premi US$ 1,8 per ons, lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran US$ 1 hingga US$ 3.
Di pasar global, harga emas spot diperkirakan mencatat penurunan mingguan setelah sebelumnya menguat selama empat pekan berturut-turut. Tekanan datang dari kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






