Harga Bitcoin (BTC) Sulit Sentuh Level US$ 80.000
JAKARTA, investor.id - Harga bitcoin (BTC) diperdagangkan mendekati US$ 78.000, namun tetap menghadapi resistance di level US$ 80.000 karena ketegangan antara AS-Cina membebani sentimen risiko.
Melansir beincrypto, Gedung Putih menuduh entitas-entitas asal China menjalankan kampanye terorganisir untuk mencuri teknologi AI milik Amerika Serikat (AS) sehingga menambah ketidakpastian geopolitik beberapa pekan sebelum rencana pertemuan puncak Trump-Xi Jinping.
BTC dibuka di US$ 78.193 pada Kamis lalu sebelum terkoreksi ke sekitar US$ 77.465 pada awal perdagangan. Rentang US$ 80.000 hingga US$ 80.600 menjadi batas atas yang konsisten sepanjang bulan April.
Data on-chain menunjukkan harga realisasi on-chain trader di US$ 76.800 telah membatasi reli pemulihan belakangan ini. Level US$ 80.000 menjadi opsi yang paling populer, mencatat nilai nominal sebesar US$ 1,78 miliar.
Hal ini menunjukkan para trader sedang memposisikan diri untuk breakout yang hingga kini belum terjadi, karena order beli melampaui order jual yang mengindikasikan optimisme investor lebih tinggi.
Walaupun perselisihan AI tidak memiliki kaitan teknis langsung dengan bitcoin, meningkatnya ketegangan AS-China secara historis cenderung menurunkan selera risiko di pasar aset kripto.
Harga bitcoin (BTC) untuk dapat kembali bertahan di level psikologis US$ 80.000, yang terakhir diuji pada bulan Februari, mungkin sangat bergantung pada sentimen pasar secara luas jelang pertemuan Trump-Xi Jinping.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






