ADRO Jadi Saham Murah, Harga Bisa Loncat
JAKARTA, investor.id – Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) masuk daftar saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) dengan harga murah. Meski murah, ADRO tetap memiliki return on equity (ROE) yang tergolong baik.
Berdasarkan data di Stockbit Sekuritas, yang diakses pada Minggu (26/4/2026), rasio PE saham ADRO saat ini (trailing twelve months/TTM) terbilang murah sebesar 10 kali.
Baca Juga:
Ujian Berat bagi Saham BBRIPada perdagangan Jumat (24/4/2026), saham ADRO ditutup stagnan di level Rp 2.510. Dengan demikian, dalam sepekan terakhir, ADRO terkoreksi 1,95%. Namun, sebulan menguat 2,45%. Selama periode year to date (ytd), ADRO melonjak 38,6%.
Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) pada saham ADRO sebesar Rp 169,8 miliar selama sepekan atau periode 20-24 April 2026. Net sell itu terjadi di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sementara itu, ADRO telah merilis jadwal pembagian dividen final untuk tahun buku 2025. Emiten Boy Thohir ini bakal menebar dividen final US$ 197,5 juta atau sekitar Rp 3,39 triliun.
Cum dividen final ADRO di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 27 April 2026, serta ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 28 April. Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen dijadwalkan pada 29 April 2026 pukul 16.00 WIB dan pembayaran dividen pada 8 Mei.
Stockbit Sekuritas dalam ulasannya menyebutkan bahwa pemegang saham Alamtri (ADRO) menyetujui pembagian total dividen untuk tahun buku 2025 sebesar US$ 447,5 juta. Jumlah tersebut mengindikasikan dividen final Rp 117 per saham.
ADRO juga meningkatkan alokasi dana pembelian kembali (buyback) saham menjadi Rp 5 triliun. Sebelumnya, dana buyback saham ADRO dianggarkan maksimal sebesar Rp 4 triliun.
Rekomendasi Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






