ADRO Jadi Saham Murah, Harga Bisa Loncat
Alamtri Resources Indonesia (ADRO) diperkirakan mencetak pertumbuhan laba bersih yang kuat pada 2026, ditopang kenaikan harga batu bara.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, kinerja ADRO diprediksi pulih tahun ini. Pendapatan ADRO diperkirakan meningkat 31% menjadi US$ 2,45 miliar, dengan proyeksi kenaikan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 13%.
Sejalan dengan itu, profitabilitas ADRO diproyeksikan meningkat, dengan laba bersih naik dari US$ 413 juta menjadi US$ 683 juta dalam periode yang sama. Ini bakal ditopang oleh ekspansi margin dan perbaikan operating leverage.
“Net profit margin juga diperkirakan membaik hingga mencapai 25,5% pada tahun 2028. Ini menegaskan kualitas pertumbuhan laba yang kuat dan berkelanjutan,” tulis Phintraco Sekuritas.
Phintraco mempertahankan rekomendasi buy saham ADRO dengan nilai wajar (fair value) naik menjadi Rp 3.600.
Harga wajar saham ADRO tersebut menggunakan metode penilaian sum of the parts (SOTP) berdasarkan nilai gabungan ADMR, AADI, dan portofolio hydro power senilai total US$ 5,9 miliar.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






