Minggu, 21 Juni 2026

Laba Emiten TP Rachmat

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Apr 2026 | 11:30 WIB
BAGIKAN
JBA, anak usaha Autopedia Sukses Lestari (ASLC). Ist
JBA, anak usaha Autopedia Sukses Lestari (ASLC). Ist

JAKARTA, investor.id – Emiten konglomerat TP Rachmat, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 283,6 miliar pada kuartal pertama 2026. Dibandingkan pendapatan Perseroan pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 222,5 miliar, pendapatan tersebut meningkat 27% YoY.

Namun secara keseluruhan, ASLC membukukan laba bersih Rp 7,3 miliar di kuartal I-2026. Melemah dari Rp 13,72 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

inerja dari segmen penjualan mobil bekas Caroline.id telah menjadi pendorong utama dari pertumbuhan pendapatan yang meyakinkan tersebut. Pada periode Januari-Maret tahun ini, penjualan ritel mobil bekas unit bisnis Caroline.id berhasil meraih pendapatan sebesar Rp 234,4 miliar dan laba operasi sebesar Rp 2,6 miliar.

ADVERTISEMENT

Angka pendapatan tersebut meningkat 51% YoY dibandingkan pendapatan kuartal pertama 2025 yang sebesar Rp 154,8 miliar.

“Peningkatan pendapatan yang signifikan ini semakin bermakna karena telah membuat unit bisnis Caroline.id membukukan laba operasi pertama sebesar Rp 2,6 miliar. Ini juga manjadi petunjuk bagi kami, bahwa perseroan telah berada di jalur yang tepat untuk mencapai visi menjadi omnichannel automotive marketplace yang paling terpercaya di Tanah Air,” kata Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).

Sementara itu, unit bisnis lelang JBA mencatatkan pendapatan Rp 50,1 miliar, turun dari pendapatan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 66,5 miliar. Kondisi ini merupakan efek dari turunnya pasokan mobil bekas di awal 2026 sebagai akibat dari melemahnya pembelian mobil baru di 2025. Selain itu, peningkatan kehatian- hatian kondisi dari lembaga pembiayaan, baik itu  leasing maupun bank terkait ketidakmenentuan situasi ekonomi juga memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja bisnis lelang JBA.

“Peningkatan kehati-hatian lembaga pembiayaan dalam menyalurkan pinjaman membuat jumlah kredit kepemilikan mobil yang dicairkan menurun, dan tentu saja akibatnya semakin sedikit juga jumlah mobil yang ditarik untuk kemudian dilelang karena gagal bayar,” imbuh Jany.

Namun demikian, mengingat pasar yang masih baru, bisa dipastikan akan segera hadir pasokan banyak mobil bekas bermesin ICE (Internal Combustion Engine) dan kendaraan listrik. Dari situ bisa diharapkan bahwa penurunan volume lelang ini hanya akan terjadi sementara saja, sampai paruh kedua 2026.

Harapan tambahan pendapatan juga datang dari peningkatan kemampuan lelang, dimana JBA saat ini juga sudah bisa melelang berbagai macam barang lain selain kendaraan, seperti komputer, laptop dan barang elektronik lainnya.

Selain itu, potensi tambahan pendapatan juga diharapkan juga akan datang dari bisnis besutan baru perseroan, bisnis pegadaian (MotoGadai). Pada kuartal pertama ini, MotoGadai menyumbangkan pendapatan Rp 527,6 juta.

Melihat kinerja kuartal pertama, dimana bisnis penjualan retail mobil bekas menjadi mesin utama penghasil pendapatan, ASLC bertekat untuk semakin mengoptimalkan layanan transaksi di cabang-cabang Caroline.id yang dimiliki. Kondisi ekonomi yang masih tidak menentu akibat panasnya geopolitik membuat Perseroan harus semakin waspada dan meningkatkan perhatian pada penguatan struktur dan kinerja bisnis yang sudah ada.

“Tentu saja patut kita syukuri bahwa business model Caroline.id sebagai omnichannel mobil bekas mulai memberikan hasil. Namun demikian, kami sadar sebagai model bisnis yang relatif baru dan masih dalam tahap pengembangan, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan,” sebut Jani.

“Oleh karenanya tidak boleh berpuas diri, kami justru akan semakin giat meningkatkan kemampuan dan layanan dari setiap cabang yang ada. Dengan kinerja entitas bisnis yang semakin solid, kami optimis target pertumbuhan pendapatan 2-digit akan dapat dicapai pada tahun 2026,” tutup Jany.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia