IHSG Bakal Lanjut Melemah, 6 Saham Justru Siap Cuan
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak melemah pada perdagangan, Rabu (29/4/2026).
Melemahnya indeks di bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu, naiknya beberapa komoditas berpeluang menjadi katalis positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.010-6.950 dan resist 7.135-7.195,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasan, Rabu (29/4/2026).
Pada perdagangan kemarin, indeks di bursa Wall Street kompak ditutup melemah dipicu oleh adanya laporan dari Wall Street Journal terkait OpenAI dan berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah yang dikhawatirkan akan mendorong lonjakan Inflasi.
Dalam laporannya, Wall Street Journal menyebut bahwa pendapatan dan pertumbuhan pengguna baru OpenAI berada di bawah target perseroan.
CFO Open AI Sarah Friar juga menyatakan kepada para petinggi OpenAI bahwa dirinya khawatir perseroan mungkin tidak akan mampu membayar kontrak komputasi di masa yang akan datang jika tidak melakukan ekspansi secara cepat.
Setelah keluarnya laporan tersebut, saham emiten produsen Chip mengalami koreksi cukup dalam antara lain Broadcom 4,39%, Advance Micro Device 3,41%, Oracle 4,05% dan Nvidia 1,59%.
CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi saham MBMA, PGAS, ELSA, SCMA, BSDE dan HMSP untuk trading, Rabu (29/4/2026).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






