Emiten Diam-diam Punya Saham di Senayan City Cs, PBV Cuma 0,17
JAKARTA, investor.id – PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 34,38 miliar sepanjang kuartal I-2026. Angka laba bersih melonjak 37% dari Rp 24,92 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sebenarnya laba bruto GWSA menciut jadi Rp 6,57 miliar dari Rp 9,46 miliar. Karena pendapatan usaha juga mengecil menjadi Rp 12,22 miliar dari Rp 15,34 miliar. Akan tetapi, perseroan bisa menekan sejumlah beban, seperti beban umum dan administrasi hingga menaikkan laba bersih entitas asosiasi.
Alhasil, laba sebelum pajak Greenwood Sejahtera menguat ke posisi Rp 33,94 miliar dari sebelumnya Rp 25,7 miliar.
Baca Juga:
Nasib FORE Berubah DrastisGreenwood Sejahtera Tbk (GWSA) adalah pengembang properti terkemuka berbasis di Jakarta yang didirikan tahun 1990 dan beroperasi secara komersial sejak 2010. Perusahaan ini fokus pada pengembangan real estat, apartemen, dan ruang kantor, dengan proyek utama seperti TCC Batavia, serta portofolio yang mencakup Emporium Pluit dan Senayan City.
Saham GWSA diparkir menguat 2,65% ke Rp 155 pada akhir sesi I perdagangan Rabu (29/4/2026). Dalam tiga bulan terakhir saham GWSA merosot 17,11%.
Secara valuasi, rasio price to book value (PBV) GWSA hanya 0,17 kali. Artinya, nilai buku atau book value per sahamnya sekitar Rp 930. Sedangkan price earning ratio (PER) 9,26 kali.
Dalam catatan atas laporan keuangan perseroan per 31 Maret 2026 disebutkan bahwa perseroan memilik investasi saham pada entitas asosiasi, di antaranya PT Arah Sejahtera Abadi dengan proyek Kuningan City sebanyak 40% saham; PT Pluit Propertindo dengan proyek Emporium Pluit Mall sebanyak 47,17% saham; PT Brilliant Sakti Persada dengan proyek Festival Citylink, Hotel Haris, dan Hotel PoP sebanyak 30% saham; PT Citra Gemilang Nusantara dengan proyek Lindeteves Trade Center sebanyak 23% saham; dan PT Manggala Gelora Perkasa dengan proyek Senayan City sebanyak 27,40% saham.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

