Minggu, 21 Juni 2026

IHSG Menguat, Deretan Saham Ini Meledak

Penulis : Erta Darwati
29 Apr 2026 | 16:32 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Pengunjung melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (29/4/2026), ditutup menguat 28,83 poin (0,41%) ke level 7.101,2.

Sejumlah saham terpantau memberikan cuan besar mulai dari saham INOV hingga ICON dengan lonjakan harga 19% sampai 34%.

Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 17,21 triliun. Sebanyak 399 saham menguat, sedangkan 297 saham turun dan 263 saham stagnan. Volume perdagangan sebanyak 41,2 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,4 juta kali.

ADVERTISEMENT

Mayoritas sektor saham mengalami penguatan pada penutupan pasar hari ini. Sektor yang menguat paling dalam yakni sektor perindustrian sebesar 2,41%. 

Diikuti, penguatan di sektor infrastruktur 1,48%, sektor barang konsumen non-primer 1,45%, sektor keuangan 1,04%, sektor barang konsumen primer 0,84%, sektor teknologi 0,82%, sektor energi 0,45%, sektor properti 0,39% dan sektor transportasi 0,31%.

Sebaliknya, pelemahan melanda sektor barang baku 1,08%, dan sektor kesehatan 0,09%.

Pilarmas menjelaskan, pergerakan pasar saham domestik masih tertahan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global. Indeks saham Asia pun bergerak bervariasi (mixed) seiring memanasnya hubungan Amerika Serikat (AS) dan China menjelang rencana pertemuan antara Donald Trump dan Xi Jinping.

AS juga memperketat pengawasan terhadap hubungan China dengan Iran, termasuk menjatuhkan sanksi pada kilang besar serta memperingatkan perbankan China terkait potensi sanksi lanjutan.

Dari domestik, Pilarmas menyebut penguatan, IHSG didorong aksi beli saat harga murah (bargain hunting) setelah tekanan pada perdagangan sebelumnya. Selain itu, kenaikan kontrak berjangka saham AS turut menopang sentimen menjelang keputusan suku bunga oleh Federal Reserve.

Namun demikian, Pilarmas menyebut, penguatan IHSG tertahan oleh sikap wait and see investor menjelang rilis data ekonomi penting akhir pekan ini, seperti inflasi April dan neraca perdagangan Maret.

Cuan Besar

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 1 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 8 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia