IHSG Menguat, Deretan Saham Ini Meledak
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (29/4/2026), ditutup menguat 28,83 poin (0,41%) ke level 7.101,2.
Sejumlah saham terpantau memberikan cuan besar mulai dari saham INOV hingga ICON dengan lonjakan harga 19% sampai 34%.
Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 17,21 triliun. Sebanyak 399 saham menguat, sedangkan 297 saham turun dan 263 saham stagnan. Volume perdagangan sebanyak 41,2 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,4 juta kali.
Mayoritas sektor saham mengalami penguatan pada penutupan pasar hari ini. Sektor yang menguat paling dalam yakni sektor perindustrian sebesar 2,41%.
Diikuti, penguatan di sektor infrastruktur 1,48%, sektor barang konsumen non-primer 1,45%, sektor keuangan 1,04%, sektor barang konsumen primer 0,84%, sektor teknologi 0,82%, sektor energi 0,45%, sektor properti 0,39% dan sektor transportasi 0,31%.
Sebaliknya, pelemahan melanda sektor barang baku 1,08%, dan sektor kesehatan 0,09%.
Pilarmas menjelaskan, pergerakan pasar saham domestik masih tertahan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global. Indeks saham Asia pun bergerak bervariasi (mixed) seiring memanasnya hubungan Amerika Serikat (AS) dan China menjelang rencana pertemuan antara Donald Trump dan Xi Jinping.
Baca Juga:
IHSG Melesat, Saham GOTO NgebutAS juga memperketat pengawasan terhadap hubungan China dengan Iran, termasuk menjatuhkan sanksi pada kilang besar serta memperingatkan perbankan China terkait potensi sanksi lanjutan.
Dari domestik, Pilarmas menyebut penguatan, IHSG didorong aksi beli saat harga murah (bargain hunting) setelah tekanan pada perdagangan sebelumnya. Selain itu, kenaikan kontrak berjangka saham AS turut menopang sentimen menjelang keputusan suku bunga oleh Federal Reserve.
Namun demikian, Pilarmas menyebut, penguatan IHSG tertahan oleh sikap wait and see investor menjelang rilis data ekonomi penting akhir pekan ini, seperti inflasi April dan neraca perdagangan Maret.
Cuan Besar
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






