IHSG Ambruk, Dihantam Tiga Sentimen Sekaligus
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam pada sesi pertama perdagangan Kamis (30/4/2026). IHSG hari ini tercatat turun 174,68 poin (2,46%) ke level 6.926, dipicu sentimen memanasnya konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran, kenaikan harga BBM nonsubsidi, hingga rupiah loyo.
Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, pelemahan pasar saham domestik tidak lepas dari meningkatnya ketidakpastian global. Indeks-indeks saham Asia mayoritas bergerak di zona merah setelah penutupan Wall Street yang mayoritas melemah.
“Kekhawatiran pasar meningkat seiring laporan rencana AS melakukan blokade berkepanjangan terhadap Iran, yang mendorong kenaikan harga minyak dan menekan minat investor terhadap aset berisiko,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis (30/4/2026).
Di sisi lain, lanjut Pilarmas, kebijakan moneter The Fed yang kembali menahan suku bunga acuan untuk ketiga kalinya turut memicu kehati-hatian pelaku pasar.
“Meski demikian, adanya perbedaan pandangan dari sejumlah pejabat The Fed menambah ketidakpastian arah kebijakan ke depan,” jelas Pilarmas.
Dari dalam negeri, Pilarmas melihat tekanan IHSG juga dipicu oleh kekhawatiran inflasi pasca kenaikan harga BBM non-subsidi. Pelemahan nilai tukar rupiah akibat tekanan fiskal semakin memperburuk sentimen di pasar.
Investor Menahan Posisi
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






