Minggu, 21 Juni 2026

Laba Emiten Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Loncat saat Penjualan Jeblok

Penulis : Muawwan Daelami
3 Mei 2026 | 20:30 WIB
BAGIKAN
Anggota DPR 2024-2029 Rahayu Saraswati
Anggota DPR 2024-2029 Rahayu Saraswati

JAKARTA, investor.id – Kinerja PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Trinland sepanjang Januari-Maret 2026 menghadapi tekanan berat terutama dari sisi penjualan. Namun, laba bersih emiten properti terafiliasi Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ini justru loncat.

Sepintas, kinerja keuangan TRIN sebagaimana yang dilaporkan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tampak anomali. Alih-alih, labanya terpangkas sehubungan dengan penjualan yang jeblok hingga 96,14% secara tahunan (year-on-year/yoy), laba TRIN justru naik 56,7% secara yoy menjadi Rp2,32 miliar pada kuartal I-2026 dibanding Rp1,48 miliar pada kuartal I-2025.

Beban pokok penjualan TRIN terkikis dari Rp105,37 miliar per 31 Maret 2025, menjadi Rp2,50 miliar per 31 Maret 2026. Penurunan beban tersebut paralel dengan menurunnya kinerja penjualan perseroan menjadi Rp5,41 miliar dengan menyisakan laba kotor sebesar Rp2,90 miliar.

ADVERTISEMENT

Padahal, jika dikomparasikan dengan periode sama tahun lalu, emiten properti yang 3,92% sahamnya dimiliki Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ini mampu mencetak penjualan sebesar Rp140,22 miliar dengan beban pokok sebesar Rp105,72 miliar dan laba kotor sebesar 34,50 miliar.

Maka, jelas bukan kinerja operasional yang berkontribusi di balik pertumbuhan laba TRIN. Melainkan, kinerja non-operasional. Utamanya, pendapatan lain-lain bersih yang melesat hingga 15.346% secara yoy menjadi Rp14,21 miliar pada kuartal I-2026, ketimbang periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp92 juta.

Artinya, performa TRIN sepanjang tiga bulan pertama tahun buku 2026 ini tertolong oleh kinerja non-operasional dan bukan bisnis inti. Sebab, secara operasional, TRIN di atas kertas menderita kerugian sebesar Rp11 miliar dari sebelumnya untung Rp15,25 miliar.

Beban bunga dan keuangan TRIN selama triwulan 2026 ikut menyusut dari Rp2,71 miliar pada kuartal I-2025, menjadi Rp2 miliar. Diikuti, beban atas laba bersih ventura bersama perseroan yang menipis menjadi Rp68,45 juta pada kuartal I-2026 dari Rp446,96 juta pada kuartal I-2025.

Pendapatan lain-lain pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 1.476% menjadi Rp14,53 miliar dibanding Rp922 juta pada periode sama tahun sebelumnya dan beban lain-lain yang melemah menjadi Rp319 juta dari sebelumnya Rp830 juta.

Jumlah ekuitas menebal dari Rp495,21 miliar pada kuartal I-2025 menjadi Rp526,26 miliar per 31 Maret 2026 dan liabilitas yang bertambah menjadi Rp1,60 triliun dari Rp1,59 triliun per 31 Maret 2025, sehingga jumlah aset perseroan mencapai Rp2,12 triliun ketimbang sebelumnya Rp2 triliun. Saldo kas awal tahun mencapai Rp21,67 miliar, per 31 Maret 2026 tersisa Rp16 miliar, atau menurun sebesar Rp5,57 miliar.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia