Katalis TRIN Muncul di Paruh Kedua
JAKARTA, investor.id – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Trinland, emiten terafiliasi Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, siap membalikkan keadaan dengan adanya katalis pengakuan pendapatan yang diproyeksi bakal meningkat signifikan mulai paruh kedua 2026.
Proyeksi tersebut berkaca pada marketing revenue TRIN yang sudah mencapai Rp142 miliar sepanjang Januari-Maret 2026, yang merefleksikan tingginya minat pasar terhadap proyek-proyek perseroan serta efektivitas strategi pemasaran yang dijalankan.
Estimasi meningkatnya pengakuan pendapatan TRIN tersebut sekaligus untuk merespons belum tercerminnya sebagian besar penjualan yang dicapai perseroan pada kuartal I-2026 di dalam laporan keuangan (lapkeu).
Sebab, mengacu pada lapkeu TRIN yang berakhir per 31 Maret 2026, emiten properti ini membukukan penjualan dan pendapatan sebesar Rp5,41 miliar. Padahal, pada periode yang berakhir 31 Maret 2025, perseroan mampu mencatatkan penjualan dan pendapatan sebesar Rp140,22 miliar.
Lantas pertanyaannya, mengapa capaian penjualan TRIN pada kuartal I-2026 belum tercermin di lapkeu Q1-2026? Manajemen TRIN menerangkan, sesuai standar akuntansi PSAK 115 (sebelumnya PSAK 72), pendapatan baru dapat diakui setelah unit diserahterimakan kepada konsumen.
Kata Direktur Keuangan Trinland
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



