Minggu, 21 Juni 2026

BPS Ungkap Penyebab Ekonomi RI Tumbuh 5,6%

Penulis : Bambang Ismoyo
5 Mei 2026 | 15:29 WIB
BAGIKAN
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers secara hibrida di Gedung BPS pada Selasa (5/5/2026). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers secara hibrida di Gedung BPS pada Selasa (5/5/2026). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 sebesar 5,6%, jika dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Capaian ini disebabkan sejumlah faktor.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi domestik periode ini terjadi karena adanya sejumlah faktor. Utamanya dari sisi konsumsi, mobilitas masyarakat, produksi domestik, hingga kebijakan pemerintah.

Amalia mengungkapkan, dari sisi konsumsi, aktivitas belanja masyarakat tercatat terus mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari Indeks Penjualan Eceran Riil yang tumbuh sebesar 4,74% secara tahunan pada triwulan I-2026. Selain itu, data transaksi online yang dihimpun BPS dari sektor e-retail dan marketplace juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,2% secara triwulanan.

ADVERTISEMENT

"Konsumsi masyarakat terlihat terus tumbuh ditunjukkan oleh indeks penjualan eceran riil pada triwulan 1 2026 tumbuh sebesar 4,74% secara tahunan," ungkap Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Penguatan konsumsi juga tercermin dari meningkatnya nilai transaksi elektronik, termasuk penggunaan kartu debit dan kredit yang tumbuh secara tahunan.

Momentum ini turut diperkuat oleh penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) pada periode tersebut, baik untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, pensiunan, maupun pekerja swasta.

Tak hanya konsumsi, Amalia melanjutkan, peningkatan mobilitas masyarakat juga menjadi faktor penting pendorong pertumbuhan ekonomi. Aktivitas pariwisata menunjukkan tren positif, terlihat dari meningkatnya jumlah perjalanan wisatawan nusantara, kunjungan wisatawan mancanegara, serta jumlah penumpang di berbagai moda transportasi.

Momen libur nasional dan hari besar keagamaan sepanjang triwulan I-2026 turut memperkuat pergerakan masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Dari sisi produksi, kinerja sektor domestik juga menunjukkan perbaikan signifikan. Produksi padi tumbuh sebesar 10,5% secara tahunan. Sementara itu, Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Manufaktur (IKBM) berada di zona ekspansi, menandakan optimisme pelaku industri.

PMI di Zona Ekspansi

Sejalan dengan itu, Prompt Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia juga mencatatkan posisi di zona ekspansi. Aktivitas industri semakin bergairah dengan meningkatnya impor bahan baku, di mana impor bahan baku primer tumbuh 31,77% dan bahan olahan untuk industri meningkat 7,28% secara tahunan.

Dari sisi investasi, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada triwulan I-2026 tumbuh sebesar 7,22%. Di waktu yang sama, belanja modal pemerintah yang bersumber dari APBN juga mengalami penguatan secara tahunan.

Faktor terakhir yang turut menopang pertumbuhan ekonomi adalah kebijakan ekonomi yang konsisten dan terarah. Pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas melalui pengendalian inflasi, pengelolaan suku bunga acuan, serta pemberian stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi.

"Kebijakan ekonomi seperti pengendalian inflasi, tingkat suku bunga acuan, paket stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi, serta kebijakan belanja yang lebih tepat sasaran untuk aktivitas yang lebih produktif," pungkasnya.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 47 detik yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia