Harga Emas Jatuh Lagi, Tiga Pekan Beruntun Dalam Tekanan
Meski demikian, Goldman Sachs masih memproyeksikan harga emas akan naik hingga US$ 4.900 per ons pada akhir tahun 2026. Namun, proyeksi tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya sebesar US$ 5.400 per ons setelah bank investasi tersebut tidak lagi memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga oleh The Fed tahun ini.
Sementara itu, aktivitas perdagangan emas global diperkirakan semakin ramai setelah Bursa Komoditas Dubai mengumumkan peluncuran kontrak berjangka emas dengan penyelesaian pada hari yang sama (same-day settlement) mulai Senin mendatang.
Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan likuiditas pasar emas di kawasan Timur Tengah sekaligus mengakomodasi meningkatnya permintaan aset safe haven.
Adapun logam mulia lainnya juga bergerak melemah. Harga perak spot ambles 1,74% menjadi US$ 64,57 per ons, platinum ambrol 1,6% ke US$ 1.671,22 per ons, dan paladium terpangkas 1,23% menjadi US$ 1.267,13 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






