Presiden Tinjau Pencegahan Kebakaran Hutan Riau
RIAU-Presiden RI Joko Widodo meninjau pembangunan sekat lahan gambut sebagai
upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai
Tohor, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Kamis.
"Upaya membuat kanal ini merupakan usaha masyarakat yang harus
ditindaklanjuti oleh pemerintah karena dengan membuat kanal ini gambut
sepanjang tahun akan basah terus," kata Presiden di Desa Sungai Tohor.
Menurut Presiden yang akrab disapa Jokowi itu, jika gambut selalu basah maka lahan tidak akan mudah dibakar dan terbakar.
Jokowi menegaskan pencegahan kebakaran hutan menggunakan sekat
lahan gambut yang memanfaatkan bahan kayu atau pelepah sagu bisa
dipermanenkan dengan beton.
"Benar (bisa diaplikasikan) ide-ide masyarakat seperti ini. Tapi ini lebih baik dipermanenkan," ujar Presiden.
Dalam tinjauan tersebut, Jokowi menerima keterangan dari tokoh
masyarakat Abdul Manan mengenai manfaat sekat lahan tersebut yang
berfungsi untuk menahan air di lahan gambut sehingga tetap basah dan
mencegah karhutla.
"Sekat ini menahan air dari kanal yang
dibuat perusahaan luar untuk mengeringkan lahan gambut sehingga area itu
mudah terbakar. Setelah itu oknum menanam pohon akasia," kata Manan.
Selain itu, kuantitas air di lahan gambut juga mempengaruhi kualitas tanaman komoditas setempat yaitu sagu.
"Pada masa belum ada kanal ini, produksi sagu kami dapat mencapai
800 kilogram per bulan. Namun dalam beberapa tahun setelah adanya kanal
ini menurun jadi 500-600 kilogram per bulan karena pohon sagu yang
memendek akibat kurang air," kata Manan.
Dalam acara tersebut, Presiden juga mengunjungi tempat pengolahan sagu yang berada di Desa Sungai Tohor.
Pada kunjungan itu, Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Widodo serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.
Sebelumnya Presiden berencana melakukan peninjauan pada Rabu, namun
karena cuaca buruk di langit Kabupaten Siak, maka tim kepresidenan
memutuskan untuk menunda kunjungan. (*/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

