Jumat, 15 Mei 2026

Cari Cawapres Ganjar, Jokowi akan Membujuk Prabowo 

Penulis : Yustinus Paat
23 Apr 2023 | 23:21 WIB
BAGIKAN
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi penjelasan kepada awak media seusai bertemu Presiden Joko Widodo di kediaman pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Solo, Sabtu (22/4/2023). (Foto: Beritasatu.com)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi penjelasan kepada awak media seusai bertemu Presiden Joko Widodo di kediaman pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Solo, Sabtu (22/4/2023). (Foto: Beritasatu.com)

JAKARTA, Investor.id - Pengamat politik Ujang Komarudin menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan membujuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Hal itu merupakan upaya Jokowi memenangkan Ganjar di Pilpres 2024. 

"Jokowi kemungkinan yang melobi-lobi bisa menentukan salah satu cawapresnya Ganjar, kelihatannya seperti itu. Selain Megawati, Jokowi mungkin punya cara atau andil untuk bisa melobi Prabowo untuk bisa dijadikan cawapres Ganjar," kata Ujang kepada wartawan, Minggu (23/4/2023).

Ujang menilai, Jokowi menjadi salah satu tokoh penting di balik keputusan PDIP menetapkan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres di Pilpres 2024. Untuk itu, Jokowi juga dinilai akan berperan untuk mencarikan cawapres untuk mendampingi Ganjar. 

ADVERTISEMENT

Salah satu sosok cawapres yang potensial ditawarkan oleh Jokowi kepada PDIP dan Ganjar adalah sosok Prabowo Subianto.

Zejumlah poin positif, ujar dia, jika Ganjar berpasangan dengan Prabowo. Pertama, pasangan Ganjar-Prabowo dapat menjaga kekompakan kubu pemerintah saat ini dan ke depan. 

Kedua, pasangan Ganjar-Prabowo memiliki peluang memperoleh suara besar pada Pilpres 2024, mengingat elektabilitas keduanya dalam sejumlah survei selalu berada di tiga besar.

Apalagi, Ganjar dan Prabowo berasal dari partai besar dan memiliki elektabilitas tinggi. Selain itu, ada dukungan dari Jokowi sebagai sosok yang memiliki pengaruh besar.

"Kalau Prabowo mau jadi cawapres Ganjar, potensi menangnya tinggi, artinya ada 4 orang yang kuat, ada Jokowi, Megawati, Prabowo, dan Ganjar," tandas Ujang.

Meski demikian, Ujang menyampaikan hasil akhir dari kerja sama politik itu berada di tangan Prabowo.  

"Kita tunggu jawabannya dari Prabowo ke depan, tentu apakah Prabowo akan mengkalkulasi secara matang hitung-hitungan politik soal menjadi capres maju terus pantang mundur atau jadi cawapres Ganjar," terang Ujang.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 21 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia