Jumat, 15 Mei 2026

Bappenas Targetkan Ekonomi Indonesia 2045 Tumbuh 7%

Penulis : Grace El Dora
30 Mei 2023 | 13:47 WIB
BAGIKAN
Gelaran Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Visi Indonesia 2045 dan Harapan Mewujudkan Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan, di Jakarta pada 29 Mei 2023. (Foto: ANTARA/Bayu Saputra)
Gelaran Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Visi Indonesia 2045 dan Harapan Mewujudkan Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan, di Jakarta pada 29 Mei 2023. (Foto: ANTARA/Bayu Saputra)

JAKARTA, investor.id – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2045 mampu mencapai rata-rata 7%.

Deputi Bidang Ekonomi Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, saat ini yang dibutuhkan Indonesia adalah transformasi ekonomi guna mendorong kembali tingkat produktivitas yang sedang melandai di tengah persaingan global yang meningkat.

“Saat ini upaya transformasi ekonomi menjadi kunci. Nah oleh sebab itu, di dalam transformasi ekonomi ini rata-rata pertumbuhan ekonomi ke depan tidak cukup 5%, tapi harus di antara 6% sampai 7%,” kata Amalia, dilansir dari Antara pada Selasa (30/5).

ADVERTISEMENT

Amalia merincikan, transformasi ekonomi 2045 untuk produk domestik bruto (PDB) ditargetkan US$ 9,8 triliun dengan Indonesia berada di posisi lima terbesar dunia. Produk Nasional Indonesia (PNI) atau Gross National Income (GNI) per kapita ditargetkan US$ 30.000 dengan middle income class di angka 80%.

Selain itu, rata-rata pertumbuhan investasi bisa mencapai 6,8%. Pada industri manufaktur, Bappenas menyasar kontribusi PDB 28% dan kontribusi tenaga kerja 25,2%.

Ada empat tahapan dalam menuju transformasi ekonomi Indonesia 2045. Pada tahap pertama untuk 2025-2029, Indonesia ditargetkan telah menyempurnakan hilirisasi sumber daya alam (SDA) serta penguatan riset inovasi dan produktivitas tenaga kerja dengan kisaran pertumbuhan ekonomi 5,7%-5,9%.

Untuk kontribusi sektor pertanian 11,2%, industri pengolahan 19,9%, sektor jasa 42,1%, serta sektor lainnya 26,8%. Middle Class Job diproyeksikan 38% populasi pada tahap pertama.

Tahap kedua untuk periode 2030-2034, Indonesia ditargetkan mengalami peningkatan produktivitas secara masif dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6,1% sampai 7,0%. Kontribusi pada sektor pertanian 10,6%, industri pengolahan 23,0%, jasa 42,6%, dan sektor lainnya 23,8%. Middle Class Job sebesar 50% populasi.

Tahap ketiga pada 2035-2039, economic power house yang terintergrasi dengan jaringan rantai global dan domestik, serta ekspor yang kokoh. Kisaran pertumbuhan ekonomi berada pada angka 7,0% hingga 8,0%. Kontribusi sektor pertanian ditargetkan 9,4%, industri pengolahan 30,0%, jasa 43,6%, dan lainnya 17,0%. Middle Class Job sebesar 61% populasi.

Kemudian pada tahap keempat 2040-2045, Indonesia ditargetkan telah menjadi negara berpendapatan tinggi dengan kisaran pertumbuhan ekonomi 5,8% hingga 7,1%.

Kontribusi pada sektor pertanian sebesar 7,8%, industri pengolahan 28,0%, sektor jasa 45,4%, serta sektor lainnya 18,9%. Middle Class Job ditargetkan mencapai 80% populasi pada tahapan terakhir tersebut.

Senada dengan Amalia, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Suharso Monoarfa optimistis Indonesia akan terus bertumbuh seiring perjalanan dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

“Penyusunan rencana pembangunan nasional ini, itu benar-benar bisa menjadi pedoman untuk semua stakeholder di Tanah Air, seperti para pemerintah dan juga non pemerintah,” katanya pula.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia