Bappenas Targetkan Ekonomi Indonesia 2045 Tumbuh 7%
JAKARTA, investor.id – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2045 mampu mencapai rata-rata 7%.
Deputi Bidang Ekonomi Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, saat ini yang dibutuhkan Indonesia adalah transformasi ekonomi guna mendorong kembali tingkat produktivitas yang sedang melandai di tengah persaingan global yang meningkat.
“Saat ini upaya transformasi ekonomi menjadi kunci. Nah oleh sebab itu, di dalam transformasi ekonomi ini rata-rata pertumbuhan ekonomi ke depan tidak cukup 5%, tapi harus di antara 6% sampai 7%,” kata Amalia, dilansir dari Antara pada Selasa (30/5).
Amalia merincikan, transformasi ekonomi 2045 untuk produk domestik bruto (PDB) ditargetkan US$ 9,8 triliun dengan Indonesia berada di posisi lima terbesar dunia. Produk Nasional Indonesia (PNI) atau Gross National Income (GNI) per kapita ditargetkan US$ 30.000 dengan middle income class di angka 80%.
Selain itu, rata-rata pertumbuhan investasi bisa mencapai 6,8%. Pada industri manufaktur, Bappenas menyasar kontribusi PDB 28% dan kontribusi tenaga kerja 25,2%.
Ada empat tahapan dalam menuju transformasi ekonomi Indonesia 2045. Pada tahap pertama untuk 2025-2029, Indonesia ditargetkan telah menyempurnakan hilirisasi sumber daya alam (SDA) serta penguatan riset inovasi dan produktivitas tenaga kerja dengan kisaran pertumbuhan ekonomi 5,7%-5,9%.
Untuk kontribusi sektor pertanian 11,2%, industri pengolahan 19,9%, sektor jasa 42,1%, serta sektor lainnya 26,8%. Middle Class Job diproyeksikan 38% populasi pada tahap pertama.
Tahap kedua untuk periode 2030-2034, Indonesia ditargetkan mengalami peningkatan produktivitas secara masif dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6,1% sampai 7,0%. Kontribusi pada sektor pertanian 10,6%, industri pengolahan 23,0%, jasa 42,6%, dan sektor lainnya 23,8%. Middle Class Job sebesar 50% populasi.
Tahap ketiga pada 2035-2039, economic power house yang terintergrasi dengan jaringan rantai global dan domestik, serta ekspor yang kokoh. Kisaran pertumbuhan ekonomi berada pada angka 7,0% hingga 8,0%. Kontribusi sektor pertanian ditargetkan 9,4%, industri pengolahan 30,0%, jasa 43,6%, dan lainnya 17,0%. Middle Class Job sebesar 61% populasi.
Kemudian pada tahap keempat 2040-2045, Indonesia ditargetkan telah menjadi negara berpendapatan tinggi dengan kisaran pertumbuhan ekonomi 5,8% hingga 7,1%.
Kontribusi pada sektor pertanian sebesar 7,8%, industri pengolahan 28,0%, sektor jasa 45,4%, serta sektor lainnya 18,9%. Middle Class Job ditargetkan mencapai 80% populasi pada tahapan terakhir tersebut.
Senada dengan Amalia, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Suharso Monoarfa optimistis Indonesia akan terus bertumbuh seiring perjalanan dalam mencapai Indonesia Emas 2045.
“Penyusunan rencana pembangunan nasional ini, itu benar-benar bisa menjadi pedoman untuk semua stakeholder di Tanah Air, seperti para pemerintah dan juga non pemerintah,” katanya pula.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






