Jumat, 15 Mei 2026

Puan Tak Menanggapi Isu Jokowi Hendak Rebut Posisi Ketum PDIP

Penulis : Yustinus Patris Paat
4 Apr 2024 | 19:49 WIB
BAGIKAN
Ketua DPR RI Puan Maharani saat memimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-14 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung DPR RI, Jakarta pada Kamis (28/3/2024). (Foto: ANTARA/Melalusa Susthira K)
Ketua DPR RI Puan Maharani saat memimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-14 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung DPR RI, Jakarta pada Kamis (28/3/2024). (Foto: ANTARA/Melalusa Susthira K)

JAKARTA, investor.id – Kabar yang menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hendak mengambil kursi ketua umum PDIP yang diduduki Megawati Soekarnopuri saat ini,  tidak mendapat tanggapan dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Saat wartawan bertanya tentang kabar tersebut, Puan hanya menyimak dan enggan mengomentari.

Hal tersebut terjadi saat Puan bersama pimpinan DPR lainnya menggelar konferensi pers seusai memimpin paripurna penutupan masa sidang DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (04/04/24).

Puan pun enggan menjawab saat wartawan minta tanggapan soal keanggotaan Jokowi di PDIP saat ini. Puan terlihat menggerakkan matanya ke kanan lalu mengerutkan alisnya, lalu menggelengkan kepalanya.

ADVERTISEMENT

Wartawan kembali meminta komentar Puan soal pernyataan Hasto tersebut, namun Puan tetap menggelengkan kepalanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah merespons pernyataan Hasto Kristiyanto soal langkah mengambil alih posisi Ketua Umum PDIP dari Megawati Soekarnoputri. Jokowi heran Hasto menghembuskan isu seperti itu sebagaimana juga kasus dirinya ingin merebut kursi ketum partai Golkar.

"Katanya mau merebut Golkar, katanya mau merebut. Mau diambil semua? Jangan seperti itu, jangan seperti itu," ujar Jokowi di Base Ops TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Rabu (3/4/2024).

Hasto sebelumnya mengungkapkan rumor soal rencana Jokowi merebut kursi ketua umum PDIP.

"Jadi abuse of power sama. TNI Polri juga banyak saksi yang menyatakan. kemudian kendaraan politik dulu adalah Golkar, sekarang gagasan suatu koalisi besar permanen, rencana pengambil alihan Golkar dan PDIP," ujar Hasto di acara diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024).

Menurut Hasto, dalam kabinet Jokowi, ada 'menteri kuat' dan 'menteri super kuat'. Namun, yang mendapatkan tugas untuk menjembatani pengambilalihan kursi Ketum PDIP adalah menteri super kuat.

"Jauh sebelum pemilu, 5-6 bulan, ada seorang menteri powerful, ada yang super powerful dan powerful, supaya enggak salah image. Ini ditugaskan bertemu Pak Ryaas Rasyid oleh Jokowi. Pak Ryaas Rasyid ditugaskan untuk membujuk Bu Mega agar kepemimpinan PDIP diserahkan Pak Jokowi," pungkas Hasto.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia