Minggu, 21 Juni 2026

Komisi II DPR Menilai Perlu Mengkaji Ulang Soal Libur dan Cuti Bersama

Penulis : Yustinus Patris Paat
22 Mei 2024 | 18:26 WIB
BAGIKAN
Arus balik libur panjang Isra Mikraj dan Imlek yang bersambung libur akhir pekan, lalu lintas padat lancar dari Bandung menuju Jakarta di ruas tol Cipularang pada Minggu (11/2/2024) malam. (Foto: B Universe/Elan)
Arus balik libur panjang Isra Mikraj dan Imlek yang bersambung libur akhir pekan, lalu lintas padat lancar dari Bandung menuju Jakarta di ruas tol Cipularang pada Minggu (11/2/2024) malam. (Foto: B Universe/Elan)

JAKARTA, investor.id – Kebijakan libur dan cuti bersama yang terlalu panjang dalam setahun perlu dikaji ulang. Hal ini disampaikan anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus. Menurutnya, keluhan pelaku usaha perlu mendapat respons pemerintah agar libur dan cuti bersama tidak mengganggu produktivitas kerja sektor swasta dan pelayanan publik oleh pegawai pemerintahan.

Guspardi menilai, perlu dilakukan kajian mendalam untuk merespons keluhan yang disuarakan oleh elemen masyarakat terhadap kebijakan cuti bersama tersebut. Sebab seperti diketahui, produktivitas tenaga kerja Indonesia jauh dari rata-rata negara ASEAN, juga negara-negara lain di dunia.

"Karena itu, seandainya terlalu banyak hari-hari libur, tentu ini jadi masalah pula manakala kita membicarakan produktivitasnya rendah. Hari liburnya juga banyak tentu ini akan memicu sesuatu yang kontraproduktif," kata Guspardi kepada BTV, Selasa (21/5/2024).

ADVERTISEMENT

Dijelaskan Guspardi, cuti bersama bagi ASN dulu digagas oleh Wapres Jusuf Kalla saat menjadi pendamping Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Cuti bersama tersebut tujuannya agar ASN atau pegawai pemerintahan memiliki waktu rekreasi relatif panjang bersama keluarga.

Cuti bersama juga kadang dimaknai libur diperpanjang karena adanya hari kejepit nasional atau Harkitnas. Guspardi menilai cuti bersama akibat libur diperpanjang bakal merugikan pihak swasta karena mereka terpaksa menunda berurusan dengan kantor pemerintahan pada hari yang seharusnya masih hari kerja.

"Ada istilah harkitnas, hari kejepit nasional sehingga dimanfaatkan itu sebagai hari libur, akibat hari libur, tentunya para swasta yang ingin berurusan dengan pemerintah terpaksa mengulurkan waktu karena pada hari yang sebetulnya bukanlah libur tetapi ada kebijakan dari pemerintah untuk dijadikan libur bersama terpaksalah para pengusaha untuk menunda berurusan dengan pihak pemerintahan," jelas dia.

Dengan kondisi seperti itu, kata Guspardi, pemerintah perlu mengkaji ulang kebijakan cuti bersama dengan memperhatikan dan mempertimbangkan keluhan-keluhan dari berbagai elemen masyarakat termasuk pengusaha.

"Saya sebagai anggota komisi II tentu hal-hal semacam ini perlu juga saya dengungkan kepada pemerintah agar perlu ada kajian yang mendalam untuk mengevaluasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah terhadap kebijakan libur bersama yang sudah dilakukan selama ini," pungkas Guspardi.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia