Jumat, 15 Mei 2026

Kejagung Periksa Dirut Bukaka Teknik Utama dalam Kasus Korupsi Tol MBZ

Penulis : Ilham Oktafian
3 Sep 2024 | 16:25 WIB
BAGIKAN
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar, menjawab pertanyaan media, di Kejaksaan RI, Senin (2/9/2024)
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar, menjawab pertanyaan media, di Kejaksaan RI, Senin (2/9/2024)

JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 5 saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jalan Tol Sheikh Mohammed Bin Zayed (Tol MBZ). Salah satunya yakni Direktur Utama PT Bukaka Teknik Utama.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar mengatakan, kelima saksi yakni FW, IK, AE, BH, dan KS.

FW bersatus Kepala Divisi Operation Management Group Head PT Jasamarga periode 14 Januari 2019-Juni 2020, IK merupakan Direktur Utama (President Director) PT Bukaka Teknik Utama dan AE selaku Finance & Accounting Manager pada Proyek Japek Elevated Jalan Layang Tol Cikunir-Karawang Barat PT Bukaka Teknik Utama periode 2017-2020.

ADVERTISEMENT

Lalu BH selaku Kepala Unit Usaha Jembatan PT Bukaka Teknik Utama periode 2010-sekarang dan KS selaku Staff Engineering PT Bukaka periode 2016-sekarang.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud," ujar Harli dalam keterangannya Selasa (3/9/2024).

Sebelumnya, PN Tipikor Jakarta Pusat telah memvonis empat terdakwa yakni eks Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono alias DD, Ketua panitia lelang di PT JJC Yudhi Mahyudin, eks Direktur Operasional II PT Bukaka Teknik Utama Sofiah Balfas dan team leader konsultan perencana PT LAPI Ganesatama Consulting dan pemilik PT Delta Global Struktur Tony Budianto Sihite.

Kini, Kejagung juga menetapkan satu tersangka baru dalam kasus tersebut yakni DP selaku kuasa KSO PT Waskita.

DP berperan melakukan kongkalikong dengan perwakilan PT Bukaka berinisial TBS untuk mengurangi volume pada Basic Design tanpa kajian terlebih dahulu. Akibatnya, ada kerugian hingga Rp510.085.261.485,41.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 26 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia