Jumat, 15 Mei 2026

Sertifikasi Halal Jadi Langkah Strategis Membangun Budaya Halal di RI 

Penulis : Imam Suhartadi
5 Okt 2024 | 08:37 WIB
BAGIKAN
Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad
Ketua BAZNAS RI, KH. Noor Achmad

JAKARTA, investor.id - Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA.menyampaikan, sertifikasi halal menjadi sebuah langkah strategis dalam membangun budaya halal. Pada sektor usaha mikro, zakat dapat digunakan untuk membantu pelaku usaha dalam memperoleh sertifikasi halal.

Diketahui, Sertifikat Halal kini menjadi syarat penting bagi pengusaha terutama dibidang Kuliner, sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH), produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal.

"Selama ini, BAZNAS telah berkontribusi dalam memfasilitasi sertifikasi halal kepada lebih dari 1000 mustahik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kategori self declare sejak tahun 2020," jelas Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (4/10/2024). 

ADVERTISEMENT

Selain itu, lanjut Kiai Noor, BAZNAS juga melakukan percepatan proses sertifikasi halal dengan mensertifikasi para pendamping program menjadi pendamping produk halal.

Dia mengatakan, pihaknya terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya adalah dengan memfasilitasi sertifikasi halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Program fasilitasi sertifikat halal ini lebih dari sekedar memenuhi syarat berusaha, tapi juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membangun citra yang baik bagi produk UMKM sehinga dapat membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Sertifikat halal menjadi nilai tambah bagi produk UMKM, sehingga meningkatkan daya saingnya di tengah persaingan pasar yang ketat. Upaya Baznas dalam membantu UMKM mendapatkan sertifikat halal ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, BAZNAS kembali meraih penghargaan Best Halal Financial Support sub kategori Islamic Financial Institution dalam ajang Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI. 

"Alhamdulillah, kita kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Perindustrian dalam IHYA Awards 2024, kali ini kita masuk dalam kategori best halal financial institution atas kontribusi BAZNAS dalam mendukung Indonesia menjadi pusat halal dunia," kata Ketua BAZNAS.

Kiai Noor menjelaskan, program-program BAZNAS yang mendukung industri halal di antaranya program kurasi dan sertifikasi Halal UMK Mustahik binaan BAZNAS, pembentukan ekosistem pasar halal, dan kerja sama dengan berbagai pihak dalam percepatan sertifikasi halal. 

Sebelumnya, penyerahan penghargaan tersebut diterima oleh Kepala LPEM BAZNAS RI Deden Kuswanda, di BSD Grand Boulevard, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (27/9/2024). 

"Kami sampaikan terima kasih atas kerja keras para pimpinan BAZNAS, Ibu-Bapak pimpinan BAZNAS, Pak Deputi, Para direktur dan Amilin amilat serta para muzaki dan mustahik BAZNAS atas diraihnya penghargaan ini," pungkas Kiai Noor. 

IHYA digagas oleh Kementerian Perindustrian. Menjadi ajang apresiasi bagi institusi pemerintah, swasta, dan masyarakat yang berkontribusi terbaik dalam pemberdayaan dan pembangunan industri halal nasional. IHYA digelar pertama kali pada tahun 2021 yang menghasilkan 14 pemenang dari tujuh kategori serta satu penghargaan Best of The Best. 

Pada penyelenggaraan di tahun 2022, berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia No.44 Tahun 2022 Tentang Penghargaan Industri Halal Indonesia terdapat delapan kategori utama, yaitu inovasi halal terbaik, program sosial kemasyarakatan terbaik, rantai pasok halal terbaik, serta industri kecil terbaik. Kemudian, penghargaan untuk kategori kawasan industri halal terbaik, ekspansi ekspor terbaik, program halal terbaik, serta dukungan finansial halal terbaik.

Editor: Imam Suhartadi

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia