Jumat, 15 Mei 2026

Ridwan Kamil Buka-bukaan Alasan “Boncos” di Pilgub Jakarta Meski Disokong 16 Parpol

Penulis : Celvin Moniaga Sipahutar
27 Nov 2024 | 20:22 WIB
BAGIKAN
Pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (ketiga kiri) dan Suswono (keempat kiri) beserta petinggi partai koalisi memberikan keterangan kepada wartawan menanggapi hasil hitung cepat Pilkada Jakarta di Posko Tim Pemenangan, Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/11/2024). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil (ketiga kiri) dan Suswono (keempat kiri) beserta petinggi partai koalisi memberikan keterangan kepada wartawan menanggapi hasil hitung cepat Pilkada Jakarta di Posko Tim Pemenangan, Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/11/2024). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

JAKARTA, investor.id – Calon gubernur Jakarta nomor urut 01 Ridwan Kamil buka suara soal Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang dinilai tidak maksimal dalam misi memenangkan pasangan Rido (Ridwan Kamil-Suswono) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.

Hal tersebut sebagai respons atas tertinggalnya Ridwan Kamil-Suswono dalam hasil quick count (hitung cepat) Pilgub Jakarta 2024 dari sejumlah lembaga survei.

Dalam hasil quick count sementara, pasangan Rido berada di bawah pasangan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno, sedangkan pasangan jalur independen atau nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana di urutan terbawah.

Menurut Ridwan Kamil, penyebab pasangan RK-Suswono (Rido) tak unggul dalam hasil quick count disebabkan oleh banyak faktor. Pihaknya pun kini tengah melakukan evaluasi dalam upaya memenangkan kontestasi Pilgub 2024.

ADVERTISEMENT

“Bahwa dimensi yang akan dikontemplasi itu banyak sekali mulai dari koalisinya, metode kampanye, tentang bagaimana merespons terhadap pola-pola komunikasi warga Jakarta dan lain sebagainya,” ujar Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2024).

Ridwan Kamil mengatakan, dirinya saat ini belum bisa menjabarkan secara spesifik faktor Rido tak unggul dalam hasil quick count. Dia menegaskan, pihaknya saat ini berfokus untuk melakukan evaluasi dan menyusun ulang strategi untuk Pilgub 2024.

Mantan gubernur Jawa Barat tersebut pun meyakini Rido masih berpeluang memenangkan Pilgub Jakarta 2024. Sebab, katanya, Pilgub Jakarta 2024 berpotensi masuk ke putaran kedua.

“Mungkin tidak bisa satu persatu spesifik ya, karena itu (penyebab tak unggul quick count) bahan yang akan kami rumuskan, rapatkan sekarang,” ungkapnya.

Hasil Real Count

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia