Jumat, 15 Mei 2026

Menang Pilkada di 19 Kabupaten/Kota, PDIP Evaluasi Kekalahan Andika-Hendi

Penulis : Widy Wicaksono
2 Des 2024 | 18:10 WIB
BAGIKAN
Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani saat menghadiri rapat internal DPD di Panti Marhen Kota Semarang. Senin (2/12/2024).
Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani saat menghadiri rapat internal DPD di Panti Marhen Kota Semarang. Senin (2/12/2024).

SEMARANG, investor.id – PDI Perjuangan (PDIP) memang kalah dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024, tapi partai bergambar banteng ini menang di 19 kabupaten dan kota saat Pilkada Serentak 2024. Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, PDIP sudah menang di 19 kabupaten/kota dari 35 kabupaten/kota di Jateng.

“Alhamdulillah, sampai saat ini PDIP di Jateng sudah bisa menang 19 kab/kota dari 35 kab/kota di Jateng. Memang apapun menjadi evaluasi internal PDIP, tapi kami tetap semangat walaupun Pilgub belum berhasil bisa memenangkan kembali Pilgub di Jateng," jelasnya. Senin (2/12/2024).

Dikatakan Puan, kemenangan PDIP di beberapa wilayah di Jateng merupakan hasil gotong royong dari seluruh kader dan rakyat Jateng yang sudah memilih pemimpin di Kab/Kota di masing-masing dan tetap mendukung PDI Perjuangan.

ADVERTISEMENT

Ditanya terkait pertemuan sore ini, Senin (2/12/2024), Puan mengaku memang ada evalusi internal dan eksternal terkait kekalahan Andika Perkasa-Hendi di Pilgub Jateng 2024.

"Penyebabnya banyak kalau mau disampaikan penyebabnya kita evaluasi internal dan kita juga evaluasi ke eksternal," imbuhnya. 

Sampai saat ini, PDI Perjuangan masih mencari bukti kecurangan atau ada hal-hal lain yang tidak sesuai aturan dilapangan. Jika memang terbukti ada kecurangan, tim hukum akan melaporkan ke pihak berwenang dalam hal ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atau ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Masih mencari bukti apakah ada kecurangan atau tidak sesuai aturan di lapangan. Tentu saja kami minta mengumpulkan bukti-bukti kemudian melakukan laporan ke pihak yg berwenang apakah Bawaslu apakah ke KPU atau tim hukum yg ada di internal dan partai, kemudian diteruskan," ucapnya.

Saat ditanya ditanya terkait dengan cawe-cawe "Partai Cokelat" alias Parcok, Puan menjawab dirinya meminta dicarikan bukti-bukti keterlibatan Parcok tersebut. Bila hal itu terbukti, partainya akan melakukan pelaporan ke pihak yang berwenang.

"Ya kita lihat, kalau memang ada bukti-bukti terkait hal itu (Parcok) tentu saja kami minta untuk menindak lanjuti. Jadi saya meminta untuk seluruh struktur dan juga masyarakat yang ada di Jateng, jika kemudian ditemukan bukti2 terkait hal itu tolong laporkan ke pihak yang berwenang," ucapnya.

Ketika ditanya apakah Jateng masih Kandang Banteng, secara diplomatis Puan menjawab biar masyarakat Jateng yang menilai.

"Ya silahkan masyarakat yang kemudian menilai, 19 kabupaten/kota alhamdulillah masih bisa dimenangkan oleh PDIP. Apakah itu kandang banteng atau tidak," tutupnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia