Potensi Kerugian Nelayan akibat Pagar Laut hingga Rp 9 Miliar Setahun
JAKARTA, investor.id - Ombudsman RI mengendus potensi kerugian hingga miliaran rupiah yang dapat diderita para nelayan akibat adanya pagar laut di perairan Tangerang, Banten. Estimasi tersebut dihitung berdasarkan jumlah nelayan sekitar 4 ribu orang dikalikan dengan pemakaian solar setiap melaut.
"Itu dikalikan dengan tambahan solar yang dikeluarkan dalam setiap melaut itu ketemu angka Rp 7,7 miliar sampai Rp 9 miliar," kata Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najikh saat dijumpai di kantornya, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Menurut Najikh, pagar laut yang ada membuat para nelayan mesti mengambil rute memutar. Hal itu membuat perjalananan mereka jadi lebih jauh serta menambah konsumsi bahan bakar solar.
"Dengan jumlah hari dalam satu bulan kira-kira kalau 20 hari melautnya, kali satu tahun. Itu kira-kira ketemu angka sebesar itu, kerugian yang dialami oleh nelayan," ungkap Najikh.
Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan TNI angkatan Laut (TNI AL) untuk membongkar pagar laut yang membentang sepanjang 30,16 km tersebut.
Sebanyak 1.500 personel TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta nelayan terlibat dalam pembongkaran pagar tersebut, Rabu (22/1/2025). Kegiatan ini bertujuan memulihkan ekosistem pesisir dan memperlancar aktivitas nelayan setempat.
Proses pembongkaran ini diawasi langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, Direktur Jenderal PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono, dan Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Haryadi.
Tahap awal dimulai di Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, sekitar pukul 09.55 WIB, dan direncanakan berlanjut hingga Pantai Kronjo, Kecamatan Kronjo.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





