Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo Sumpah Serapah Koruptor

Penulis : Prisma Ardianto
10 Feb 2025 | 22:12 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pengarahan dalam Pembukaan Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pengarahan dalam Pembukaan Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

SURABAYA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto untuk kesekian kalinya menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik korupsi di Indonesia. Ia bahkan tak segan menyebut koruptor adalah ‘monyet’ yang tak sadar bahwa perbuatannya amat tercela.

“Kenapa? Presiden gak boleh bilang ndablek? Ndablek itu. Monyet-monyet, maling-maling itu ndablek. Gak sadar-sadar,” ungkap Presiden Prabowo dalam Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (10/1/2025), seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.

Padahal, Prabowo mengaku telah memberi waktu kepada para koruptor untuk menyadari perbuatan tercela, dengan mengembalikan uang yang dikorupsi. Tapi, selama Prabowo menjadi kepala negara sampai saat ini, tak ada tanda-tanda dari para koruptor untuk menyadari perbuatan tercela itu.

ADVERTISEMENT

“Saya ingin kerukunan, tapi kalau maling gak usah diajak rukun. Saya ingin mengajak kebaikan, saya mau mendekati dengan baik, ya. Saya katakan sudah seratus hari, mbok sadar, mbok bersihkan diri, iya kan? Hai koruptor-koruptor, yang kau curi mbok kembaliin untuk rakyat. Kalau malu-malu nanti kita cariin cara yang gak malu. Tapi mbok ya kembaliin,” urai dia.

“Saya tunggu 100 hari, 102 hari, 103 hari, ini 100 berapa hari ya? Apa boleh buat, ya terpaksalah, Jaksa Agung, Kapolri, BPKP, KPK, silahkan (tindak)!” ujar Prabowo.

Prabowo menuturkan bahwa rakyat Indonesia sudah tidak bisa lagi dibohongi oleh para koruptor. Hal itu ia diyakini setelah turun ke lapangan di banyak daerah di Indonesia.

Untuk itu, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya kepada rakyat untuk terus bekerja memberantas praktik korupsi di Indonesia. Ia bahkan mengaku rela mati untuk membela kepentingan rakyat, khususnya perihal korupsi.

“Percayalah, kami tidak akan ragu-ragu membela kepentingan rakyat Indonesia. Kami tidak akan ragu. Saya katakan saya siap mati untuk bangsa dan rakyat Indonesia. Tidak ada yang kebal hukum di republik ini, di bawah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (dan Wakil Presiden) Gibran Rakabuming, tidak ada yang kebal hukum,” tandas Presiden Prabowo.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia