Jumat, 15 Mei 2026

Soal Tuntutan Wapres Gibran Mundur, Ini Respons Peneliti BRIN

Penulis : Yustinus Patris Paat
29 Apr 2025 | 23:10 WIB
BAGIKAN
Peneliti BRIN Syafuan Rozi (tengah) di acara diskusi di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Senin, (14/4 2025). (Foto: B-Universe/Yustinus)
Peneliti BRIN Syafuan Rozi (tengah) di acara diskusi di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Senin, (14/4 2025). (Foto: B-Universe/Yustinus)

JAKARTA,investor.id- Peneliti Senior Pusat Riset dan Politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Syafuan Rozi menegaskan, sulit menuntut atau mengusulkan Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatan presiden. Apalagi, kata Syafuan, hanya dengan alasan bahwa Gibran tidak bisa bekerja.

“Mengingat, sistem politik Indonesia menjadikan presiden dan wakil presiden merupakan satu paket kandidat yang diusulkan oleh partai politik dan dipilih oleh mereka yang mempunyai hak pilih," ujar Syafuan di acara diskusi dan rilis hasil survei Rumah Politik Indonesia bertajuk 'Pandangan Publik Terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam Satu Semester' di Jakarta, Selasa (29/4/2025).


Menurut Syafuan, Presiden dan Wakil Presiden merupakan satu kesatuan dalam konstitusi sehingga tidak bisa salah satunya didesak untuk mengundurkan diri. Apalagi, kata dia, tidak ada pelanggaran konstitusi yang dilakukan keduanya.

ADVERTISEMENT

"Baik itu Presiden maupun wakil presiden setelah terpilih dan keduanya tidak ditemui pelanggaran konstitusional saya kira akan sulit diwujudkan usulan atau desakan mundur itu," ungkap dia.

Syafuan menilai Gibran juga memiliki kontribusi yang kalah penting dalam pemerintahan. Gibran dianggap menjadi pelengkap Prabowo Subianto, apalagi untuk pendekatan terhadap generasi muda.

“Dari survei ini kita bisa melihat bahwa peran atau andil Mas Gibran terhadap pemerintahan ini memberikan kontribusi positif. Survei ini sebenarnya, ingin menggali pandangan publik terhadap kinerja seorang presiden dan wakil presiden," kata Syafuan.

Hasil Survei

Sementara itu, hasil survei terbaru Rumah Politik Indonesia menunjukkan menunjukkan mayoritas publik puas dengan kinerja wakil presiden Gibran Rakabuming Raka di semester pertama pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Berdasarkan hasil survei, sebanyak 79,8 persen masyarakat puas dengan kinerja Gibran.

“Sebanyak 79,8% responden mengaku puas dengan kinerja wapres Gibran. Dari persentase itu, sebanyak 39,1% mengaku cukup puas, lalu 31,8% menyatakan puas dan 8.9% sangat puas. Sementara 16,5% responden menilai tidak puas, dan terakhir sebesar 3,7% responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab," ujar Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas dalam peluncuran hasil survei tersebut.

Fernando menambahkan, mayoritas publik menilai Gibran mampu melengkapi kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama pemerintahan. Sejumlah variabel yang membuat kinerja wapres Gibran mendapat respons positif dari publik, antara lain Gibran dinilai telah berhasil membantu Prabowo dalam agenda Pemberantasan korupsi sebesar 15, 2%.

"Publik juga menilai Gibran telah membantu pemerintah merealisasikan beberapa program secara perlahan sebanyak 12,9% responden. Mas Gibran dianggap sering memberikan bantuan kepada masyarakat akar rumput dengan 9,8% responden, mengawal program makan bergizi gratis dengan 7,9%," jelas dia.


 

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 16 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 48 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 59 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia