Sabtu, 4 April 2026

Indonesia Gandeng Trader Singapura dalam Penyelidikan Pertamina Rp 197,3 Triliun

Penulis : Grace El Dora
19 Mei 2025 | 22:53 WIB
BAGIKAN
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax dan pertalite di SPBU Asaya, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). (Foto: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar)
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax dan pertalite di SPBU Asaya, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). (Foto: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar)

JAKARTA, investor.id – Pihak berwenang Indonesia telah menghubungi sejumlah perusahaan perdagangan (trader) Singapura untuk meminta kerja sama mereka dalam penyelidikan korupsi senilai US$ 12 miliar (Rp 197,3 triliun) yang melibatkan Pertamina.

Para trader minyak tersebut menerima pemberitahuan awal bulan ini, yang meminta mereka untuk membantu kantor jaksa agung Indonesia dengan menjawab pertanyaan tentang tata kelola secara keseluruhan dan transaksi masa lalu, menurut beberapa orang yang dikirimi atau melihat undangan tersebut seperti dikutip Bloomberg, Senin (19/5/2025). Sumber meminta untuk tidak disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk berbicara di depan umum.

Komunikasi sebelumnya telah berupaya mengundang para trader Singapura, tetapi orang-orang tersebut mengatakan surat terakhir yang dikirim dari alamat daring PT Pertamina menyebutkan wawancara akan dilakukan di Biro Investigasi Praktik Korupsi (CPIB) Singapura, tanpa mengonfirmasi tanggal. Tidak ada indikasi mereka yang dipanggil untuk membantu telah dituduh melakukan kesalahan apa pun.

Advertisement

Pihak berwenang telah menangkap para eksekutif dari anak perusahaan Pertamina pada Februari 2025 atas tuduhan mendorong perusahaan penyulingan minyak untuk mengimpor minyak mentah dan produk minyak yang diberi harga tinggi dari luar negeri, yang menyebabkan kerugian negara. Lebih banyak eksekutif, termasuk Nicke Widyawati selaku mantan kepala eksekutif perusahaan telah diperiksa dalam penyelidikan yang semakin meluas.

Presiden Prabowo Subianto telah berupaya memperkuat cengkeramannya pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak menjabat tahun lalu. Perusahaan-perusahaan ini, termasuk PT Pertagas, telah dikonsolidasikan ke dalam dana investasi baru, Danantara, yang melapor langsung kepadanya. Tak lama setelah pelantikan tahun lalu, Presiden Prabowo juga mengangkat seorang anggota senior partai politiknya untuk menduduki jabatan puncak di perusahaan tersebut.

Kantor Kejaksaan Agung di Jakarta mengonfirmasi beberapa perusahaan yang berbasis di Singapura telah dipanggil, tetapi mengatakan belum ada wawancara yang dilakukan.

“Melalui atase dan penyidik ​​kami, kami mencoba untuk membangun kembali komunikasi dengan beberapa perusahaan minyak Singapura untuk mendukung penyelidikan PT. Pertagas. Kami telah mengundang mereka lagi ke Jakarta,” kata juru bicara Harli Siregar.

“Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah menghubungi mereka secara langsung di Singapura. Tetapi itu tetap menjadi opsi untuk saat ini,” kata dia.

CPIB Singapura mengatakan tidak dapat mengomentari apakah ada individu atau entitas yang terlibat dalam investigasi korupsi. Seorang juru bicara Pertamina mengatakan perusahaan induk tidak terlibat dalam permintaan tersebut dan menolak berkomentar lebih lanjut.

Singapura bukanlah produsen minyak, tetapi negara kota tersebut merupakan pusat perdagangan komoditas terpenting di Asia yang menampung komunitas pemasar, pengirim, dan pemodal yang besar. Selain itu, negara ini memiliki jaringan tangki darat yang luas yang membantu penyimpanan dan distribusi segala sesuatu mulai dari bensin hingga solar di seluruh wilayah.

Indonesia bergantung pada impor energi, sementara perusahaan-perusahaan yang berbasis di Singapura merupakan peserta tetap dalam tender pembelian bensin dan minyak mentah.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 34 menit yang lalu

Strategi Trisula (TRIS) Genjot Kinerja 2026

PT Trisula International Tbk (TRIS) menyiapkan strategi untuk memacu kinerja perusahaan pada tahun 2026.
Business 34 menit yang lalu

Perkuat Kapasitas Serapan, Bulog akan Bangun 100 Gudang Penyimpanan Baru

Perum Bulog akan menambah 100 gudang penyimpanan untuk memperkuat infrastruktur pascapanen dan meningkatkan kapasitas serapan petani.
National 56 menit yang lalu

Presiden Prabowo akan Sambut Kedatangan 3 Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon

Presiden Prabowo dijadwalkan menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
International 58 menit yang lalu

Enam Minggu Perang, Ribuan Nyawa Melayang dan 3 TNI Gugur

Update korban perang Timur Tengah: 3.500 tewas di Iran, 13 tentara AS gugur, dan 3 prajurit TNI Indonesia tewas saat tugas PBB di Lebanon.
Business 1 jam yang lalu

Perum Bulog Catat Stok Beras  4,4 Juta Ton, Lampaui Target 2026

Perum Bulog mencatat stok beras nasional 4,4 juta ton melebihi target serapan sebesar 4 juta ton. Swasembada pangan optimistis tercapai.
International 2 jam yang lalu

Trump Usulkan ’Golden Dome’ dan Anggaran Perang Rp 25,5 Kuadriliun

Presiden Trump usulkan anggaran militer AS 2027 US$ 1,5 triliun. Fokus pada sistem pertahanan Golden Dome dan pangkas dana domestik.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia