BGN Akui Harga Ayam dan Telur Naik Imbas Serapan MBG yang Masif
Lebih lanjut, Tigor juga mengungkapkan BGN saat ini juga tetap memberlakukan aturan tegas terutama dalam menyaring para calon pendaftar SPPG yang disesuaikan dengan jumlah para penerima manfaatnya. Dia mengatakan banyaknya jumlah pendaftar dapur SPPG terkadang melebihi batas penerima manfaat di suatu wilayah.
"Negara kita itu memang perlu dibuat peraturan yang keras dan tegas. Karena kalau tidak, orang tidak peduli ketika di waktu pengajuan SPPG tidak bisa masuk, jangan lanjut pembangunan dapur," katanya.
Tigor menuturkan, banyaknya pendaftar nakal SPPG ini berusaha bersiasat agar bisa terdaftar menjadi mitra dapur resmi. Ia bahkan mengatakan BGN sering mendapatkan ancaman berupa intimidasi hingga keselamatan jiwa.
"Saat kami bilang, bapak tidak bisa lebih dari 10 dapur, ancaman ke kami bisa berupa ancaman nyawa, bisa segala macam. Jangan berpikir ini hal yang mudah ya," terang Tigor.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






