Menhut Antoni Tegaskan, Islam Ajarkan Umat Jaga Hutan dan Lingkungan
JAKARTA, investor.id – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan, ajaran Islam secara teologis dan akidah mewajibkan umatnya menjaga lingkungan hidup dan hutan. Antoni menyampaikan hal itu saat membahas konsep eko-teologi dalam perspektif Islam saat Kajian Ramadan 1447 H di Universitas Muhammadiyah Jember, Sabtu (21/2/2026).
Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini meyakini, Islam sebagai agama yang kaffah memiliki pijakan yang solid dalam merespons isu lingkungan hidup.
"Islam sebagai agama yang kaffah memiliki pijakan yang sangat solid untuk menjadikan Islam sebagai ajaran agama yang memiliki kompatibilitas dengan isu-isu lingkungan hidup, kehutanan atau yang saat ini kita sebut sebagai eko-teologi," ujar Antoni dalam keterangannya dikutip Minggu (22/2/2026).
Menurut Antoni, banyak ayat Al-Qur’an dan hadis yang memotivasi, bahkan mewajibkan umat Islam untuk menjaga alam. Dia mencontohkan teladan para khalifah dalam menjaga lingkungan termasuk di masa perang, seperti Abu Bakar al-Siddiq yang melarang pasukan memotong pohon berbuah.
“Allah mengatakan Wa la tufsidu fil-ardi ba‘da, janganlah kamu melakukan kerusakan membuang sampah, melakukan deforestasi, melakukan pencemar lingkungan setelah Allah membuatnya dengan baik atau sempurna," ujar Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2000-2002 ini.
“Wa la taqta‘u syajaran mutsmira. Janganlah kamu memotong pohon yang berbuah. Tapi pada hari ini dengan kemajuan teknologi, kata mutsmira atau perubahan bisa kita pandang sebagai pohon yang memang menghasilkan oksigen," sambung Antoni.
Sebagai kader Muhammadiyah yang kini mendapat amanah memimpin Kementerian Kehutanan, Antoni menegaskan komitmennya menjalankan prinsip eko-teologi dalam kebijakan negara. Menurut dia, hal tersebut penting untuk mencegah terulangnya bencana salah satunya dengan memperbaiki sistem di Kementerian Kehutanan.
“Saya sangat meyakini, mengimani, bahwa secara teologis secara akidah, agama Islam memiliki landasan yang sangat solid, memotivasi kita bahkan mewajibkan kita menjaga alam kita, menjaga hutan kita secara baik,” katanya.
Antoni mengaku akan memanfaatkan amanah sebagai Menhut untuk memastikan tidak lagi terjadi bencana seperti di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Dia optimistis menjaga hutan dan alam merupakan langkah strategis mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir.
"Saya menyadari ini adalah amanah bagi saya, saya diberi kesempatan untuk berjihad di Kementerian Kehutanan, oleh karena itu saya akan memanfaatkan amanah yang diberikan ini untuk mencegah bencana yang terjadi di tiga provinsi ini tidak terjadi lagi di esok kemudian hari,” pungkas Antoni.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Dorong Elektrifikasi untuk Perkuat Kemandirian Energi di Tengah Gejolak Global
Percepatan elektrifikasi di sektor transportasi dan rumah tangga bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional.Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol
Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari iniWOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen
Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Tag Terpopuler
Terpopuler






