Minggu, 21 Juni 2026

PBNU: Imbauan Pemerintah agar Hemat Energi Sejalan dengan Ajaran Islam

Penulis : Mita Hapsari
30 Mar 2026 | 16:53 WIB
BAGIKAN
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi. ANTARA/HO-PBNU.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi. ANTARA/HO-PBNU.

JAKARTA, investor.id – Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) menilai imbauan pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar hemat energi sejalan dengan ajaran Islam. Alasannya, hal itu untuk menghindari perbuatan mubazir.

"Penghematan energi adalah bagian dari ajaran Islam untuk menghindari perbuatan mubazir (sia-sia) yang dilarang, di mana pelakunya disebut sebagai saudara setan (QS. Al-Isra: 27)," kata Farur saat dihubungi, Senin (30/3/2026). 

Menurut dia, Islam mengajarkan sikap hemat bersahaja, menjaga lingkungan sebagai khalifatul fil ardh, dan tidak menggunakan sumber daya secara berlebihan untuk menjaga keseimbangan alam dan kemaslahatan generasi mendatang.

ADVERTISEMENT

"Nabi Muhammad SAW mengajarkan efisiensi, bahkan dalam hal kecil, seperti mematikan lampu (api) saat tidur dan tidak berlebihan dalam berwudhu, meskipun air melimpah. Manusia diamanahkan sebagai pengelola bumi yang berkewajiban menjaga kelestarian lingkungan, bukan merusaknya dengan eksploitasi energi yang berlebihan," tegas Fahrur.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi di tengah tekanan geopolitik global yang masih berlangsung, khususnya perang Iran. 

"Masalah ini bukan pemerintah saja. Saya mohon agar kita pakai energi dengan bijak,” ujar Bahlil saat sidak SPBU di Solo, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).

Ia memastikan bahwa hingga saat ini kondisi cadangan energi Indonesia masih dalam batas aman. Namun, pengelolaan konsumsi tetap menjadi kunci agar pasokan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Bahlil menekankan bahwa perilaku hemat energi akan berdampak langsung terhadap ketahanan energi nasional. Dengan konsumsi yang lebih efisien, cadangan energi dapat terjaga lebih baik di tengah ketidakpastian global. 

“Kalau kita bijaksana, energi kita akan semakin baik dan cadangan minyak kita masih dalam taraf minimal standar nasional, baik solar dan bensin,” pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 13 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia