Minggu, 21 Juni 2026

Ekonom Billy Mambrasar Dorong Penyederhanaan Kebijakan Ekonomi Batam

Penulis : Indah Handayani
16 Mar 2026 | 11:05 WIB
BAGIKAN
Peneliti ekonomi Billy Mambrasar saat menyampaikan kuliah tamu di Politeknik Negeri Batam.
Sumber; Ist
Peneliti ekonomi Billy Mambrasar saat menyampaikan kuliah tamu di Politeknik Negeri Batam. Sumber; Ist

BATAM, investor.id – Peneliti ekonomi Billy Mambrasar menilai penyederhanaan kebijakan kawasan ekonomi di Batam perlu dilakukan untuk mempercepat proses bisnis serta meningkatkan kepastian investasi. Salah satu langkah yang diusulkan adalah menghapus skema Proyek Strategis Nasional (PSN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Special Economic Zone (SEZ) di wilayah tersebut.

Pandangan tersebut disampaikan Billy saat memberikan kuliah tamu di Politeknik Negeri Batam dengan topik ‘Menjadikan Batam sebagai Hub Ekspor UMKM Indonesia’. Ia juga menyinggung dinamika kebijakan yang tengah menjadi perbincangan publik, termasuk perdebatan mengenai arah pengembangan kawasan ekonomi Batam.

Menurut Billy, keberadaan berbagai skema kawasan seperti PSN, KEK, dan SEZ berpotensi menimbulkan kompleksitas birokrasi jika tidak dikelola secara sederhana dan terintegrasi. Ia menjelaskan bahwa Batam sejak awal telah memiliki status Free Trade Zone (FTZ) yang memberikan berbagai kemudahan investasi, mulai dari pembebasan bea masuk hingga insentif fiskal bagi pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

Kawasan tersebut juga dikelola oleh Badan Pengusahaan Batam sebagai otoritas pengelola kawasan perdagangan bebas. “Secara ekonomi, fasilitas yang biasanya diberikan di Kawasan Ekonomi Khusus sebenarnya sudah tersedia di Batam sejak awal. Karena itu, penambahan berbagai label kawasan baru justru berpotensi menciptakan kompleksitas kebijakan,” ujar Billy dalam keterangan pers, Senin (16/3/2026).

Dalam praktiknya, investor yang ingin membangun industri di Batam sering kali harus berkoordinasi dengan banyak lembaga, mulai dari pemerintah daerah, BP Batam, kementerian terkait, hingga aturan tambahan yang berkaitan dengan proyek strategis nasional maupun kawasan ekonomi khusus.

Dalam perspektif ekonomi kelembagaan, kondisi ini dikenal sebagai biaya transaksi (transaction cost). Semakin banyak lembaga yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan investasi, semakin besar pula biaya waktu dan administrasi yang harus ditanggung investor.

“Dalam dunia investasi global, kecepatan dan kepastian proses adalah faktor utama. Jika prosesnya terlalu rumit, investor tentu akan membandingkan dengan kawasan lain di Asia Tenggara yang menawarkan proses lebih sederhana,” jelasnya.

Tumpang Tindih Regulasi

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 34 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 1 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia