Kunjungan Presiden ke Jepang Perkuat Arah Ekonomi RI
JAKARTA, investor.id – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang pada akhir Maret 2026 membawa dampak strategis bagi perekonomian nasional.
Berbagai nota kesepahaman (MoU) yang dihasilkan dalam Japan–Indonesia Business Forum dinilai mencerminkan penguatan kerja sama di sektor bernilai tambah tinggi.
Misbakhun menyebut kunjungan tersebut bukan sekadar agenda diplomasi, melainkan bagian dari strategi ekonomi nasional untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.
“Kunjungan Presiden ke Jepang bukan hanya diplomasi, tetapi juga economic statecraft. MoU yang dihasilkan menunjukkan positioning Indonesia yang semakin matang dalam rantai nilai global,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (2/4/2026).
Salah satu kerja sama yang menjadi sorotan adalah peran Danantara Investment Management dalam pengembangan ekosistem investasi nasional. Hal ini tercermin dari peluncuran Mandiri Aviation Leasing Fund, yang disebut sebagai platform leasing pesawat pertama di Indonesia.
Menurut Misbakhun, kolaborasi antara Danantara, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management menjadi langkah maju di sektor keuangan. Skema ini membuka peluang bagi Indonesia untuk masuk ke industri global yang padat modal dan berstandar tinggi.
“Dengan keterlibatan Danantara sebagai anchor investor, Indonesia tidak lagi hanya menjadi pasar, tetapi mulai mengambil peran sebagai pemain. Struktur dana yang dikelola dengan standar institusi global mencerminkan peningkatan kualitas investasi nasional, sekaligus mendukung pendalaman pasar keuangan (financial deepening)," jelasnya.
Lebih lanjut, Misbakhun menilai Danantara kini bertransformasi tidak hanya sebagai investor, tetapi juga sebagai katalis yang menghubungkan BUMN, mitra global, dan pasar keuangan. Peran ini dinilai penting untuk mempercepat pembentukan ekosistem investasi yang lebih kuat. Danantara berperan sebagai platform builder yang menghubungkan berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan kapasitas nasional,” ujarnya.
Sumber Pembiayaan
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






