Minggu, 5 April 2026

BGN Hentikan Sementara Operasional 2.162 SPPG Bermasalah

Penulis : Erfan Ma’ruf
2 Apr 2026 | 18:32 WIB
BAGIKAN
Badan Gizi Nasional (BGN). (Foto: BGN)
Badan Gizi Nasional (BGN). (Foto: BGN)

JAKARTA, investor.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas dengan menangguhkan sementara operasional 2.162 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil menyusul temuan sejumlah pelanggaran standar kualitas, mulai dari masalah higienitas hingga menu makanan yang tidak sesuai spesifikasi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, merinci bahwa dari total 26.066 SPPG yang telah beroperasi, sebanyak 1.789 unit dalam status penangguhan, 368 unit menerima Surat Peringatan (SP) 1, dan 5 unit menerima SP 2. Pemerintah memberikan tenggat waktu bagi pengelola untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

“Tentu masih ada kekurangan di sana-sini, tapi sementara ini insyaallah akan semakin bagus. Dari 2.162 itu, sebanyak 1.789 di-suspend agar bisa diperbaiki. Kalau tidak diperbaiki, ya kita tutup,” ujar Zulkifli di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menambahkan bahwa mayoritas pelanggaran terkait dengan belum dimilikinya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta ketiadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). BGN menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap aspek keamanan pangan demi menjamin kesehatan penerima manfaat.

“Meskipun ada SPPG yang fasilitasnya bagus, jika SLHS-nya belum keluar, tetap kami suspend dulu. Data ini dinamis, jika dalam dua atau tiga hari izinnya terbit, maka operasional bisa langsung dibuka kembali,” jelas Dadan.

Selain masalah administratif, penangguhan juga dilakukan terhadap 62 SPPG "nakal" yang sempat viral di media sosial selama bulan Ramadan lalu. Satuan pelayanan tersebut ditemukan menyajikan menu yang tidak sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Selama Ramadan kemarin ada 62 SPPG yang menghasilkan menu kurang sesuai. Itu yang membuat ramai media sosial, nah kita hentikan dulu supaya mereka memperbaiki diri,” kata Dadan.

Dia menambahkan, langkah ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh pengelola SPPG untuk menjaga integritas program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia