Minggu, 21 Juni 2026

Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Senilai Rp 11 Triliun dari Kejagung ke Negara

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
10 Apr 2026 | 15:56 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto tiba di Kejagung, Jakarta, Jumat (10/4/2026) dalam agenda penyerahan denda administratif, penyelamatan keuangan negara, hingga penguasaan kembali kawasan hutan tahap V
Presiden Prabowo Subianto tiba di Kejagung, Jakarta, Jumat (10/4/2026) dalam agenda penyerahan denda administratif, penyelamatan keuangan negara, hingga penguasaan kembali kawasan hutan tahap V

JAKARTA, investor.id - Tumpukan uang senilai triliunan rupiah kembali menghiasi area Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (10/4/2026). Tumpukan ini nampak memenuhi ruangan yang diagendakan sebagai tempat penyerahan denda administratif, penyelematan uang negara, hingga penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI.

Tumpukan uang tersebut mencapai Rp 11.420.104.815.858 dan akan diserahkan kepada negara. Presiden Prabowo Subianto pun hadir pada acara tersebut. 

Ini bukan kali pertama Prabowo datang ke Kejagung untuk menyaksikan tumpukan uang.  Sebelumnya, tumpukan uang senilai Rp 6.625.294.190.469,74 (Rp 6,6 triliun) dijajarkan di lobi Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Rabu (24/12/2025).

ADVERTISEMENT

Uang ini diserahkan ke pemerintah. Kedatangan Prabowo ketika itu dalam rangka penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara sekaligus terkait kerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rp 6,6 triliun yang  diserahkan tersebut ditumpuk di depan pintu utama lantai dasar Gedung Bundar Kejagung. Uang dengan pencahan Rp 100 ribu tersebut ditumpuk dari depan hingga memasuki area gedung. 

Sebelumnya juga, Prabowo Subianto hadir langsung dalam agenda penyerahan uang hasil penyitaan kasus korupsi ekspor CPO dari tiga korporasi ke negara. Agenda berlangsung di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (20/10/2025).

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan uang sekitar Rp 13 triliun hasil sitaan kasus korupsi ekspor CPO dari tiga korporasi ke negara. Upaya ini diklaim sebagai wujud upaya untuk mencapai kemakmuran rakyat.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia