Kejutan dari Merdeka Battery (MBMA)
JAKARTA, investor.id – Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) paling banyak diborong oleh investor asing pada perdagangan Kamis (19/2/2026). Saham MBMA pun melejit 15,29% ke level Rp 905.
Investor asing mencetak transaksi beli bersih (net buy) saham MBMA sebesar Rp 249,9 miliar di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/2).
MBMA diam-diam telah mengejutkan, karena belakangan ini harganya terus menanjak. Dalam sepekan terakhir, MBMA sudah melonjak 23,1% dan sebulan terdongkrak 14,5%. Selama periode year to date (ytd), MBMA melesat 58,7%.
MBMA bergerak di luar dugaan kalangan analis. Itu terlihat dari harga saham MBMA yang telah menembus target.
Phintraco Sekuritas, misalnya, semula memasang target harga saham MBMA sebesar Rp 670. Sedangkan Sucor Sekuritas sebelumnya mematok target harga saham MBMA di Rp 710.
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Antam Tbk (ANTM) bakal mencetak kinerja laba terbaik di sektor pertambangan logam pada kuartal IV-2025.
Menurut BRI Danareksa Sekuritas, MBMA menunjukkan pemulihan operasional secara signifikan, terutama dari dimulainya kembali segmen HGNM (high grade nickel matte).
“Pemulihan tersebut ditopang oleh peningkatan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) sekitar 5% yoy, serta penurunan biaya tunai sebesar 9% yoy, yang mendorong perbaikan margin MBMA,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Andhika Audrey dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya.
Di sisi lain, kebijakan pemerintah – khususnya rencana pemangkasan produksi nikel sebesar 34% yoy menjadi sekitar 250 juta wmt – berpotensi menjadi katalis utama bagi saham-saham logam berbasis nikel.
Rekomendasi Saham
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






