Sabtu, 4 April 2026

Kementerian PUPR Kembali Bangun 505 Huntap di NTT

Penulis : Indah Handayani
5 Jul 2021 | 12:38 WIB
BAGIKAN
Pembangunan huntap Risha beserta prasarana dasar permukiman di Kota Kupang dan Kabupaten Alor, NTT dilaksanakan secara serentak ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) . Foto: Kementerian PUPR
Pembangunan huntap Risha beserta prasarana dasar permukiman di Kota Kupang dan Kabupaten Alor, NTT dilaksanakan secara serentak ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) . Foto: Kementerian PUPR

JAKARTA, investor.id  - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali membangun hunian tetap (huntap) Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) di Kota Kupang dan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Huntap tersebut merupakan relokasi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor wilayah tersebut pada April 2021. Sebelumnya, sesuai instruksi Presiden, PUPR telah membangun 1000 huntab di Kabupaten Lembata dan Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Pembangunan huntap Risha beserta prasarana dasar permukiman di Kota Kupang dan Kabupaten Alor, NTT dilaksanakan secara serentak ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Ketua Satgas Penaggulangan Bencana NTT dan NTB Kementerian PUPR Widiarto yang diwakili oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II Kementerian PUPR Yublina D. Bunga untuk di Kabupaten Alor dan diwakili Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (Balai PPW) NTT Herman Tobo di Kota Kupang, Senin (5/7).

Kementerian PUPR Kembali Bangun 505 Huntap di NTT
Pembangunan huntap Risha beserta prasarana dasar permukiman di Kota Kupang dan Kabupaten Alor, NTT dilaksanakan secara serentak ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) . Foto: Kementerian PUPR


Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan rehabilitasi dan rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak, tetapi sebagai upaya untuk membangun kembali permukiman baru yang tangguh terhadap bencana.

Advertisement

"Pendekatannya adalah build back better, tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama terhadap bencana, tetapi membangun lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya,” kata Menteri Basuki dalam keterangan pers diterima Senin (5/7).

Ketua Satgas Penaggulangan Bencana NTT dan NTB Kementerian PUPR Widiarto mengatakan pembangunan Huntap dilakukan dengan Prinsip 'Build Back Better'. Serta, menggunakan teknologi Risha (Rumah Instan Sehat Sederhana), yang memiliki keunggulan tahan gempa, pelaksanaan lebih cepat, dan bisa tumbuh berkembang.

Kementerian PUPR Kembali Bangun 505 Huntap di NTT
Kementerian PUPR kembali membangun hunian tetap (huntap) Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) di Kota Kupang dan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Kementerian PUPR

“Pembangunan huntap di Kota Kupang akan dilakukan sebanyak 172 unit dan di Kabupaten Alor sebanyak 333 unit, sesuai lahan yang tersedia dan sudah clean and clear yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Kabupaten Alor,” jelasnya.

Widiarto menambahkan Huntap tersebut dibangun memiliki tipe 36 dengan luas tanah 108 M2 dan dilengkapi prasarana dasar permukiman antara lain jaringan air bersih, jalan lingkungan, saluran drainase, dan fasilitas umum lainnya. Diharapkan pembangunan rumah dan seluruh prasarana pendukungnya ini dapat diselesaikan dalam lima bulan kedepan.

Kementerian PUPR Kembali Bangun 505 Huntap di NTT
Pembangunan huntap Risha beserta prasarana dasar permukiman di Kota Kupang dan Kabupaten Alor, NTT dilaksanakan secara serentak ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) . Foto: Kementerian PUPR

Groundbreaking ini merupakan awal dan simbol komitmen bersama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk bersama-sama melaksanakan pembangunan Huntap,” papar dia.

Lebih lanjut Widiato mengatakan percepatan pembangunan Huntap Risha tidak lepas dari upaya pendampingan Kementerian PUPR melalui Tim Ditjen Perumahan dan Tim Ditjen Cipta Karya dalam penetapan lokasi beserta dengan kesiapan legalitas lahannya. Proses ini membutuhkan waktu karena harus melalui beberapa tahapan terkait kelayakan teknis dan administrasi, proses dialog, penyepakatan, dan serah terima dengan pemilik lahan.  

Kementerian PUPR Kembali Bangun 505 Huntap di NTT
Kementerian PUPR kembali membangun hunian tetap (huntap) Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) di Kota Kupang dan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Kementerian PUPR

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 6 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 19 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 27 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia