PPA Punya Komisaris Baru, Ini Profilnya
JAKARTA, investor.id – Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Rini Widyastuti sebagai komisaris baru di PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) pada hari ini, Kamis (12/5/2022).
Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-116/MBU/05/2022 tanggal 12 Mei 2022 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Pengelola Aset menetapkan pengangkatan susunan baru Komisaris PT PPA (Persero).
Dengan pengangkatan Rini, maka susunan dewan komisaris PPA adalah Krisna Wijaya selaku komisaris utama dan komisaris independen, serta Marwanto Harjowiryono dan Rini Widyastuti sebagai komisaris.
Rini Widyastuti lahir di Sleman pada 23 Januari 1975. Rini saat ini menjabat sebagai Asisten Deputi Bidang Hukum Korporasi Kementerian BUMN sejak 9 Juni 2020 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-170/MBU/05/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.
Baca Juga:
Danai Perusahaan Batubara, Bank Diharapkan Tidak Langgar Asas Prudential Banking UU PerbankanRini meraih gelar sarjana di Bidang Hukum dari Universitas Islam Indonesia pada tahun 1996 dan menyelesaikan Magister Hukum di Universitas Indonesia pada tahun 2007.
Sementara itu, PPA merupakan anggota Holding Danareksa yang berperan sebagai instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan nilai BUMN melalui restrukturisasi dan revitalisasi BUMN, pengelolaan NPL perbankan, serta solusi inovatif dan efektif Special Situations Fund (SSF). Peran tersebut menjadikan PPA sebagai satu-satunya National Asset Management Company (NAMCO) di Indonesia.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

