Jumat, 15 Mei 2026

Korea Siapkan Hibah US$4 Juta bagi Brunei – Indonesia – Malaysia- Filipina

Penulis : Fajar Widhiyanto
18 Jun 2022 | 18:15 WIB
BAGIKAN
Pertemuan Virtual Kedua yang dilakukan antara delegasi BIMP-EAGA dengan Republic of Korea Senior Officials Meeting (SOM), Jumat (17/06)
Pertemuan Virtual Kedua yang dilakukan antara delegasi BIMP-EAGA dengan Republic of Korea Senior Officials Meeting (SOM), Jumat (17/06)

JAKARTA, Investor.id - Kerja Sub-Kawasan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) mempunyai peran strategis dalam mengakselerasi pemulihan dan pembangunan ekonomi kawasan perbatasan.

Pada Pertemuan Virtual Kedua yang dilakukan antara delegasi BIMP-EAGA dengan Republic of Korea Senior Officials Meeting (SOM), Jumat (17/06), dibahas mengenai komitmen Pemerintah Korea untuk mendukung pembangunan kawasan dalam bentuk hibah pendanaan sebesar US$4 juta melalui mekanisme BIMP-EAGA and Republic of Korea Cooperation Fund (BKCF).

Dana hibah tersebut digunakan untuk pendanaan proyek-proyek penelitian, program padat karya dan pembangunan kapasitas. Peran BKCF telah mendapat respon positif dari masyarakat di kawasan, yang tercermin dari jumlah proposal hibah yang masuk. Untuk pendanaan termin pertama sebesar US$1 juta, telah diterima 67 proposal dari seluruh negara anggota BIMP-EAGA.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi RI dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi. Selain itu, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Deputy Director General (Policy) Malaysia Zunika Binti Mohamed, Executive Director Mindanao Development Authority Filipina Janet Lopoz, Senior Special Duties Officer, Trade Division Brunei Darussalam Norhayati Haji Ismail, dan Director General for ASEAN and Southeast Asian Affairs Republic of Korea Eui-Hae Cecilia Chung. 

ADVERTISEMENT

“Kami mengapresiasi Pemerintah Korea seraya mengharapkan dukungan tersebut dapat terus ditingkatkan serta diperluas untuk pengembangan industri electrical vehicle (EV), peningkatan lalu lintas logistik, peningkatan aktivitas ekonomi, serta pembangunan industri padat karya di subkawasan,” tutur  Edi dalam siaran pers, Sabtu (18/6/2022).

Lebih lanjut, Deputi Edi juga menyampaikan bahwa proyek BKCF perlu memperhatikan dan berkontribusi terhadap Visi BIMP-EAGA dan ASEAN 2025. Dalam hal ini, seluruh pemangku kepentingan dapat berpartisipasi dan bersikap proaktif memanfaatkan BKCF. Pada bidang area prioritas kerja sama juga penting diperhatikan pengembangan sektor energi, khususnya dalam pengembangan energi terbarukan

Pada akhir pertemuan, para Pejabat Tinggi masing-masing negara tersebut mendukung pendanaan termin kedua sebesar US$3 juta. Pertemuan juga menyepakati pentingnya transparansi dan akuntabilitas penyaluran dana dalam setiap proyek yang telah disetujui.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Edi sekaligus mengundang para Pejabat Tinggi BIMP-EAGA dan Republic of Korea untuk hadir pada rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri BIMP-EAGA yang akan diselenggarakan pada November 2022 mendatang di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.


 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 52 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia